BBC navigation

Presiden Prancis salah sebut Jepang sebagai Cina

Terbaru  8 Juni 2013 - 11:17 WIB
Hollande

Hollande menyebut Jepang sebagai Cina

Presiden Prancis Francois Hollande melakukan kesalahan memalukan saat menggelar keterangan pers di Tokyo, Jepang.

Saat berbicara dengan bahasa Prancis, Hollande salah menyebut orang Jepang sebagai 'Cina'.

Kesalahan ucap ini dilakukan Hollande ketika dia menyinggung krisis penculikan di Algeria Januari lalu yang menyebabkan 10 orang Jepang tewas.

Niatnya ingin mengucapkan belasungkawa tetapi ternyata justru berujung pada kesalahan, dia mengungkapkan bela sungkawa dengan menyatakan ''warga Prancis turut berduka untuk orang Cina''.

Dia tidak mengoreksi kesalahannya, entah karena tidak sadar atau memang tidak bisa membedakan antara orang Jepang dengan Cina.

Meski dengan bahasa Prancis tidak semua orang menyadari kesalahan tersebut, tetapi seorang wartawan Jepang mengetahuinya.

Dan seorang penerjemah yang justru melakukan koreksi.

Presiden Hollande saat ini tengah dalam kunjungan tiga hari ke Jepang, kali pertama bagi seorang presiden Prancis dalam 17 tahun terakhir.

Salah ucap Hollande ini bisa menjadi kecaman, mengingat hubungan Jepang dan Cina sering kali membeku, diwarnai dengan sejarah yang buruk dan sejumlah perebutan kawasan yang kembali mengemuka baru-baru ini.

Jajak pendapat di Jepang dan Cina menyebutkan kepercayaan diantara kedua negara dalam kondisi tidak baik.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.