Jumlah mahasiswa asing di Inggris menurun

  • 24 Mei 2013
mahasiswa Inggris
Banyak siswa asing yang belajar bahasa Inggris dulu sebelum masuk kuliah.

Jumlah pelajar asing di Inggris mengalami penurunan drastis sehingga menimbulkan kekhawatiran berdampak pada universitas di Inggris.

Angka terbaru menunjukkan adanya penurunan 46% pengajuan visa pelajar, sebuah angka besar bagi mereka yang ingin belajar ke sejumlah universitas di Inggris.

Penurunan ini terjadi setelah sejumlah langkah dikeluarkan untuk memperketat visa pelajar dengan menaikkan standar kemampuan bahasa Inggris dari tahun sebelumnya dan juga persyaratan wawancara langsung antara calon mahasiswa dengan universitas.

Organisasi pemerhati pelajar asing di universitas Inggris, Study Group UK, mengatakan penurunan ini menimbulkan kekhawatiran.

Direktur pelaksana Study Group UK untuk perguruan tinggi, James Pitman mengatakan: ''Angka mahasiswa asing dan pelajar bahasa Inggris turun hampir setengah dalam pengajuan visa dan itu adalah kekhawatiran yang nyata.''

"Hal ini secara lambat akan mencekik dan malapetaka tengah mengintai perguruan tinggi Inggris.''

Study Group bekerja bersama sekitar 20 universitas di Inggris untuk menggelar sejumlah jalur kursus bagi pelajar asing untuk belajar bahasa Inggris dan tahun dasar secara bersamaan atau sebelum masuk ke universitas.

Visa kunjungan

Pemerintah sendiri mengatakan dampak dari ketatnya visa pelajar membuat banyak orang yang ingin belajar bahasa Inggris datang dengan menggunakan visa kunjungan.

Ini tidak termasuk angka imigrasi terbaru tetapi Departemen Bisnis, Inovasi dan Keterampilan mengatakan ada peningkatan 5% dalam pengajuan visa 11 bulan. Juga disebutkan bahwa pendaftaran mahasiswa non Uni Eropa meningkat 5,5% dari tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, data Badan Statistik Nasional Inggris menunjukkan angka imigrasi ke Inggris turun lebih dari sepertiga.

Total 153.000 imigran datang ke Inggris dari awal tahun 2012 hingga September 2012, turun dari 242.000 di tahun sebelumnya.