Australia tambah beasiswa bagi Aborigin

  • 8 Mei 2013
aborigin
Tingkat kesehatan dan pengangguran suku asli sangat tinggi

Ribuan pelajar dari suku Australia akan diberikan tempat di sekolah dan universitas swasta.

Kebijakan ini merupakan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kemiskinan dan standar pendidikan untuk kelompok minoritas di Australia.

Wartawan BBC Phil Mercer di Sydney Australia melaporkan skema baru ini akan memberikan kesempatan bagi ribuan warga Aborigin untuk mencari ilmu di sejumlah institusi pendidikan elit di Australia.

Ada sekitar 7.000 warga Aborigin yang akan merasakan pendidikan di sekolah dan kuliah berasrama di Australia.

Program yang dijalankan Lembaga Pendidikan Pribumi Australia, AIEF ini sebelumnya juga telah memberikan beasiswa bagi ratusan warga muda Aborigin untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi.

Tantangan masih panjang

Meski angka ini semakin meningkat berkat bantuan jutaan dolar yang disalurkan pemerintah dan sektor swasta, tetapi tantang besar masih bertahan terkait isu Aborigin di Australia.

Tingkat kesehatan, pengangguran dan kasus kriminalitas warga asli Australia ini masih sangat tinggi.

AIEF menyebutkan 90% anak-anak Aborigin yang ikut program ini berhasil menyelesaikan jenjang sekolah menengah atas, meski diakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.

Direktur AIEF Warren Mundine mengatakan, ''Masalah yang kita hadapi di masa lalu adalah kita memiliki banyak niat baik dan yang - dan mari kita hadapi bahwa kita menghabiskan banyak uang, tetapi dengan hasil yang sangat sedikit.''

''Kita harus fokus pada hasil yang ingin dicapai,'' katanya.

''Itu adalah tantangan bagi kami. Untuk menciptakan sebuah lingkungan bagi sejumlah orang untuk mengatakan, 'wow kita bisa melakukan ini'''.