BBC navigation

Pesawat pembom PD II diangkat dari laut

Terbaru  3 Mei 2013 - 12:56 WIB

Pesawat pembom Dornier 17 milik Jerman tenggelam di perairan Selat Inggris pada 1940.

Upaya pengangkatan bangkai pesawat Jerman yang tenggelam saat Perang Dunia II di perairan Kent, Selat Inggris, akan dimulai Jumat (03/05) waktu setempat.

Pesawat pembom milik Jerman, Dornier 17, yang merupakan pesawat terakhir dari jenisnya, tenggelam di perairan Kent yang mempunyai kedalaman sekitar 16 meter.

Sejumlah laporan menyebutkan, pesawat berbentuk unik ini ditembak jatuh oleh pesawat angkatan udara Inggris pada 26 Agustus 1940.

Museum Angkatan Udara Inggris, RAF, mengharapkan pengangkatan pesawat dari dasar laut ini dapat berhasil, sehingga pesawat itu dapat diperbaiki sebelum ditampilkan di Museum RAF di Hendon, Inggris.

Para sejarawan mengatakan, pesawat Dornier 17 merupakan salah-satu pesawat pembom andalan Jerman yang digunakan untuk membombardir sejumlah kota besar di Inggris, yang dikenal sebagai pertempuran Britania.

Awalnya dirancang sebagai pesawat pengintai yang ramping, mampu bermanuver secara cepat, serta dapat terbang rendah, pesawat ini kemudian diubah oleh Angkatan Udara Jerman menjadi pesawat pembom pada pertengahan 1930-an.

"Sebetulnya Museum Angkatan udara Inggris sudah memilli potongan kecil pesawat ini, yaitu bagian ekornya. Tapi, pesawat yang kita angkat ini masih utuh, sehingga sangat berharga dari sudut pandang sejarah."

Di musim panas tahun 1940, Inggris merupakan satu-satunya pesaing utama Jerman yang saat itu terus mengembangkan kekuatan militernya secara tak terbendung.

Selama berminggu-minggu, pesawat-pesawat Jerman secara bergelombang menyeberangi pantai Inggris untuk menghancurkan kekuatan angkatan udara Inggris demi membuka jalan bagi serangan militer Jerman.

Pesawat masih utuh

Lebih dari 70 tahun setelah pertempuran udara yang berhasil dimenangkan angkatan udara Inggris, nasib pesawat naas itu kembali terkuak, setelah seorang penyelam menemukan bangkai pesawat itu lima tahun silam.

Selama puluhan tahun tertutup pasir, penelitian lanjutan menunjukkan bahwa bangkai pesawat itu relatif masih utuh, sehingga Museum Angkatan Udara Inggris akhirnya memutuskan untuk mengangkatnya.

Dibutuhkan dana sedikitnya satu setengah juta poundsterling, termasuk £ 345.000 dari National Heritage Memorial Fund, untuk membiayai proyek ini.

Chris Goss, seorang sejarawan pesawat militer, mengatakan temuan ini "sangat fantastis dari sisi sejarah."

"Pesawat ini akan menjadi satu-satunya dari jenisnya yang ada di dunia. Sebetulnya Museum Angkatan udara Inggris sudah memiliki potongan kecil pesawat ini, yaitu bagian ekornya. Tapi, pesawat yang kita angkat ini masih utuh, sehingga sangat berharga dari sudut pandang sejarah."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.