BBC navigation

Peneliti klaim 'bisa baca' mimpi

Terbaru  5 April 2013 - 22:44 WIB
Saraf otak

Riset mengklaim bahwa mimpi dapat dibaca dengan akurasi enam puluh persen.

Ilmuwan di Jepang menyatakan telah melakukan serangkaian eksperimen yang diklaim mulai menguak rahasia isi mimpi seseorang yang tengah terlelap tidur.

Mimpi seseorang yang sedang tidur nyenyak dimonitor dengan pemindai otak. Sukarelawan dalam penelitian ini dan segera dibangunkan begitu layar monitor menangkap ada aktivitas yang diduga merupakan bagian dari mimpinya.

Setelah bangun sukarelawan diminta menceritakan apa isi mimpi yang mereka lihat.

Menurut para peneliti macam-macam gambaran yang dirasakan para pemimpi kemungkinan berkaitan dengan informasi yang direkam oleh pemindai otak.

Tim yang dikepalai oleh Dr Yuki Kamitani mengklaim setelah berbagai upaya percobaan mereka kini mampu membaca mimpi seseorang dengan tingkat akurasi hingga sekitar 60%.

"Saya punya keyakinan kuat kalau pembacaan mimpi suatu saat akan dimungkinkan setidaknya untuk aspek tertentu. Saya tidak terlalu kaget dengan hasil (kali) ini, tetapi juga sangat gembira," kata Kamitani dari Laboratorium Komputasi Saraf ATR di Kyoto.

'Obat pikun'

Riset yang dipublikasikan melalui jurnal terkenal Science itu juga menyebut studi ini menjanjikan prospek signifikan dalam pengetahuan untuk membaca mimpi di masa depan.

Sejak masa kuno upaya membaca mimpi sudah merupakan obsesi banyak ilmuwan.

Di Jepang mengembangkan ilmu pengetahuan tentang hal ini juga menjadi impian pemerintah, yang menggelontorkan dana hingga 34 miliar yen (Rp 331 miliar) sepanjang 2012 lalu.

Dengan teknologi ini diharapkan dapat ditemukan solusi atau perawatan yang tepat untuk 'kepikunan atau penyakit terkait gangguan otak lainnya'.

Pada tahun 2011 tim peneliti dari Universitas California di Berkeley, AS menggunakan sistem pemindai MRI untuk menangkap citra yang dipancarkan otak saat terjaga dan kemudian membangun ulang rangkaian citra itu dalam gambaran klip video.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.