Teater kecil lebih diminati

  • 1 April 2013
hotel theatre
National Theatre di London dibuka pada 1970

National Theatre di London akan membuka lokasi pentas sementara yaitu The Shed.

Tempat baru ini akan mengisi kekosongan hingga National usai melakukan renovasi dan membuka kembali auditorium ketiga mereka tahun depan.

Kapasitas penonton The Shed hanya seperlima dari National dan teater itu diharapkan dapat menarik penonton baru. Pertanyaannya kini, apakah penonton teater modern lebih menyukai panggung yang kecil dan tidak permanen?

Ian Mackintosh mengingat kembali reaksinya ketika ia direkrut untuk menyelamatkan rencana pembangunan auditorium ketiga National Theatre pada 1970an yang jedanya sangat dekat dengan tanggal pembukaan gedung itu.

"Arsitek gedung adalah Denys Lasdun tapi dua tahun sebelumnya ia diminta membatalkan rencana untuk ruangan ketiga, Cottesloe, untuk menghemat dana.

"Tapi ruang itu terletak dibawah panggung Olivier Theatre itu, sehingga tidak bisa dibuang begitu saja seperti keinginan pemerintah.

"Ketika saya masuk, ruangan itu tidak lebih dari cangkang beton berbentuk persegi panjang. Saya sempat berpikir ruangan ini sempurna untuk menambatkan sebuah pesawat Zeppelin."

Tarik penonton muda

hotel theatre
Penonton teater masa kini lebih suka teater kecil dan intim

Di saat terakhir, dana pembangunan tersedia dan studio Cottesloe pun dibangun dengan kapasitas 400 kursi.

"Auditorium itu kecil, tidak ada tempat makan, lobby kecil, tidak ada cukup toilet.

"Mulai tahun depan, Dorfman, nama baru Cottesloe, kondisinya akan lebih baik untuk penonton. Tapi teater aslinya tidak banyak berubah, saya senang bisa mengatakan bahwa ukuran studio itu disukai oleh pemirsa."

Steve Tompkins dari biro arsitek Haworth Tompkins memimpin proyek itu. Ia mengatakan ukuran kecil The Shed dan sifatnya yang temporer bukan masalah dan justru akan menarik penonton muda yang seleranya mengubah wajah teater.

"Penonton sudah tidak lagi terkesan dengan aspek kemegahan dan merasa lebih kerasan dengan sesuatu yang bersifat intim, informal dan pop up. Ada energi baru dari festival-festival dan acara lain yang bisa dimasuki teater.

"Dua puluh tahun lalu penonton mungkin tidak sudi masuk ke gedung yang sifatnya sementara, kini sebaliknya. Mungkin ini adalah pengaruh internet, tidak ada yang statis dan tidak ada yang permanen."

Pertunjukan pertama di The Shed akan berlangsung pada 9 April.