BBC navigation

Uji baterai baru 787 berjalan mulus

Terbaru  26 Maret 2013 - 09:21 WIB
boeing 787

Masalah baterai yang dialami Boeing 787 mulai bisa diatasi.

Boeing menyatakan uji terbang untuk memeriksa sistem baterai baru pesawat 787 Dreamliner ''berjalan sesuai rencana''.

Boeing mendesain ulang baterai pesawat ini setelah mengalami gagal fungsi di sejumlah pesawat yang berakibat pada pendaratan semua seri 787.

Produsen pesawat terbang asal Seattle AS ini mengatakan akan menganalisa data dan menyiapkan tes lanjutan dalam ''beberapa hari mendatang''.

Menurut sejumlah perkiraan, Boeing mengalami kerugian sebesar US$50 juta per pekan akibat pendaratan semua pesawat seri 787 mereka.

Pendaratan ini juga membuat penundaan pengiriman pesawat Dreamliner baru ke pelanggan mereka.

Desain ulang baterai

Dreamliner 787 adalah pesawat pertama di dunia yang menggunakan baterai lithium-ion, yang lebih ringan tetapi memiliki tenaga lebih dan dapat diisi ulang dengan lebih cepat.

Tetapi insiden yang menyebabkan baterai gagal fungsi tahun ini menimbulkan kekhawatiran atas keselamatan dan membuat semua pesawat 787 didaratkan.

Januari lalu, kebakaran dialami pesawat 787 milik maskapai Japan Airlines 787 di Boston. Sementara, sebuah penerbangan Nippon Airways dipaksa mendarat darurat karena baterai mengalami gagal fungsi.

Sejak saat itu Boeing membuat rencana untuk mendesain ulang baterai untuk menjamin keselamatan.

Rencana itu termasuk meningkatkan desain baterai untuk menghentikan kegagalan termasuk meningkatkan produksi, operasi dan proses tes.

Sejumlah pengamat mengatakan desain ulang sepertinya membantu menangani kekhawatiran keselamatan yang selama ini dialami.

"Saya akan memberikan pujian bagi para teknisi Boeing yang menjawab keraguan dengan mendesain ulang sebuah kotak yang akan bisa mengatasi masalah ini,'' kata John Goglia, mantan anggota Badan Keselamatan Transportasi Keselamatan Nasional AS.

Desain ulang baterai ini telah disetujui oleh badan pelaksana penerbangan federal AS, FAA awal bulan ini.

Tetapi FAA tetap meminta Boeing ''menjalankan analisa dan uji yang lebih panjang.''

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.