BBC navigation

Akun Twitter kelompok peretas dibobol

Terbaru  22 Februari 2013 - 10:02 WIB
anonymous twitter hack

Ketika akun Twitter peretas kebobolan, haruskah kita semua khawatir?

Kelompok peretas komputer Anonymous dipermalukan ketika akun Twitter mereka berhasil diretas oleh salah satu rival.

Kelompok peretas Rustle League mengatakan telah membobol akun @Anon_Central yang memiliki 160.000 followers.

Insiden itu menambah panjang daftar akun Twitter populer yang menjadi korban peretasan beberapa hari terakhir ini, termasuk akun milik Burger King, Jeep dan pembawa acara Top Gear BBC Jeremy Clarkson.

Para pakar memperingatkan bahwa pengguna harus memperkuat kata kunci (password) mereka.

"Alasan kenapa Anonymous menjadi korban kemungkinan adalah kelemahan manusia," kata Graham Cluley, konsultan senior di perusahaan keamanan Sophos.

"Peluangnya adalah mereka masih menggunakan kata kunci yang buruk, seperti menggunakan kata kunci yang sama di beberapa tempat berbeda atau memilih kata kunci yang mudah ditembus.

Semua orang harus belajar untuk ebih berhati-hati dan memperkuat keamanan kata kunci mereka dari insiden-insiden seperti ini, jika hal ini terjadi pada akun yang dikelola oleh suporter Anonymous, maka hal ini juga bisa terjadi pada anda," kata dia.

Hari Senin, akun milik Burger King juga diretas dan pada hari Selasa akun Jeep milik Chrysler dibobol.

Satu pesan yang dipublikasikan di akun Burger King mengklaim bahwa perusahaan itu telah dijual ke McDonalds sedangkan akun Jeep mempublikasikan pesan mengenai mobil-mobil pesaingnya.

Sementara itu, akun Jeremy Clarkson diretas oleh iklan spam yang mempromosikan obat penurun berat badan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.