Akun Twitter Burger King 'diretas' dengan logo McDonalds

  • 19 Februari 2013
burger king
Akun Burger King kini dinonaktifkan

Perusahaan makanan cepat saji AS Burger King mengatakan akun Twitter mereka kemungkinan diretas, setelah foto profil diganti dengan logo McDonalds.

Foto latar belakang akun menunjukkan Fish McBites dan sejumlah tweet mengandung ejekan rasis, kata-kata kasar dan tidak senonoh serta referensi pada narkotika.

Perusahaan itu mengatakan telah meminta Twitter untuk menonaktifkan akun @BurgerKing dan tidak mempublikasikan apa pun sejak pukul 13:15 Waktu Amerika Timur (01:15 WIB).

Burger King mengatakan akan mengumumkan permintaan maaf di halaman Facebook mereka.

Akun tersebut menulis tweet bahwa perusahaan tersebut telah dibeli oleh jaringan hamburger kompetitor McDonalds.

"Kami baru saja dijual pada McDonalds! Carilah McDonalds di lingkungan anda," kata sebuah tweet.

Akun tersebut juga mempublikasikan pesan-pesan seperti, "Jika saya melihat kamu di Wendys, kita akan berkelahi!"

Akun itu berhenti mempublikasikan pesan setelah satu jam.

Sementara itu, McDonalds merespon serangan tersebut di akun Twitter mereka, "Kami berempati dengan kolega kami @BurgerKing. Kami bisa memastikan, kami tidak terlibat dalam peretasan itu."

Hingga saat ini belum diketahui siapa yang meretas akun Burger King.

Insiden ini terjadi di tengah merebaknya skandal di sedikitnya 12 negara Eropa dimana sejumlah produk yang diberi label daging sapi ternyata mengandung daging kuda.

Burger King telah mengatakan mereka memutuskan hubungan dengan sejumlah pemasok sebagai tindakan pencegahan, pasca skandal terungkap.

Berita terkait