Pemilik merek Gucci untung besar

  • 16 Februari 2013
gucci
Pembeli Gucci mayoritas berasal dari negara berkembang.

Saham perusahaan barang mewah Prancis, PPR, meningkat lebih dari 7% di Paris ke tingkat tertinggi dalam 12 tahun terakhir.

Peningkatan itu memberikan lompatan keuntungan bagi perusahaan yang memiliki merek terkemuka seperti Gucci dan Yves Saint Laurent tersebut.

Pendapatan bersih dilaporkan meningkat 6,3% menjadi 1,4 miliar euro sementara angka penjualan melonjak 20% menjadi 9,7 miliar euro, didorong oleh penjualan koleksi tas tangan Bottega Veneta.

Bos PPR Francois-Henri Pinault menyebut hasil ini ''baik sekali''.

Pinault menambahkan bahwa dia yakin ''penampilan keuangan dan operasional akan meningkat secara signifikan di tahun 2013.''

"Hasil ini adalah positif dan mengukuhkan bahwa PPR memegang keseimbangan dalam penjualan barang merah, yang saat ini mengalahkan pesaing seperti LVMH," katanya kepada Reuters.

Pasar negara berkembang

Perusahaan ini menggaris bawahi bahwa 40% pendapatan global mereka datang dari pasar negara berkembang.

Tahun lalu perusahaan ini membeli saham perusahaan perhiasan mewah Cina Qeelin.

Perusahaan ini memiliki dua tipe bisnis utama - barang mewah dan olahraga dan merek gaya hidup. Termasuk memiliki 82% saham produsen perlengkapan olahraga Jerman, Puma.

Tetapi berbeda dengan kesuksesan di pasar mewah, keuntungan Puma justru turun 70% menjadi 70 juta euro.