BBC navigation

Band perempuan Kashmir bubar menyusul fatwa

Terbaru  5 Februari 2013 - 22:27 WIB
pragaash, girl band, kashmir

Pragaash ikut kontes band di Srinagar pada bulan Desember lalu.

Band remaja perempuan di kawasan Kashmir yang dikuasai India memutuskan untuk membubarkan diri setelah ulama setempat menyebut band itu 'tidak Islami.'

Pragaash -band beranggotakan tiga remaja yang masih duduk di kelas menengah itu- menjadi sasaran kebencian di internet sejak menang dalam kontes band bulan Desember lalu.

Mufti Jammu dan Kashmir, Bashirudddin Ahmad menyebut mereka "tidak senonoh" dan mengeluarkan fatwa agar mereka berhenti.

Seorang anggota band rock itu mengatakan kepada BBC mereka membubarkan diri setelah muncul fatwa dari mufti.

Namun mereka menyanggah tuduhan bahwa Pragaash tidak Islami.

Polisi mulai melakukan penyelidikan terkait ancaman yang mereka terima di internet. Tetapi band ini banyak mendapat dukungan di seluruh India.

Banyak penyanyi perempuan

"Putri saya sangat khawatir dan karena itu kami memutuskan agar dia untuk sementara tinggal di kota lain."

Salah seorang ibu band Pragaash

Jammu dan Kashmir merupakan negara bagian satu-satunya dengan penduduk mayoritas Islam namun memiliki banyak penyanyi perempuan.

Salah seorang yang terkenal di India adalah Shamina Azad, istri menteri kesehatan federal India, Ghulam Nabi Azad.

Ibu salah seorang anggota band mengatakan putrinya tinggal dengan saudara mereka di luar Kashmir sampai silang pendapat ini reda.

"Putri saya sangat khawatir dan karena itu kami memutuskan agar dia untuk sementara tinggal di kota lain," kata salah seorang ibu anggota band yang tidak mau disebut namanya kepada kantor berita AFP.

Kecaman terhadap Pragaash ini meningkatkan kekhawatiran tentang kebebasan seni di India menyusul serangkaian kampanye yang dilakukan oleh kelompok konservatif.

Tajuk rencana harian the Times of India menyebutkan Selasa (05/02) agar pemerintah berupaya meningkatkan toleransi.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.