BBC navigation

Pramuka AS akan cabut larangan gay

Terbaru  29 Januari 2013 - 09:21 WIB
boy scouts of america

Majelis Nasional Pramuka AS mempertimbangkan pencabutan larangan gay.

The Boys Scouts of America, BSA, atau Pramuka Amerika Serikat mungkin akan menghapus larangan anggota dan pemimpin gay dalam gerakan kepemudaan tersebut.

Kebijakan terbaru ini akan menyerahkan unit lokal untuk membuat kebijakan sendiri terkait isu ini.

Keputusan atas kebijakan ini kemungkinan akan dicapai dalam pertemuan jajaran majelis nasional pekan depan.

Tahun lalu Pramuka AS menegaskan kembali larangan anggota gay, setelah melakukan peninjauan selama dua tahun.

Pada tahun 2000, BSA membawa isu ini ke Mahkamah Agung AS, dengan mengatakan bahwa kebijakan perilaku "moral lurus" jatuh dalam haknya untuk kebebasan berekspresi.

Deron Smith, seorang juru bicara Pramuka AS mengatakan jika perubahan dilakukan, ''Pramuka tidak akan, di dalam keadaan apapun, mendikte sebuah posisi untuk unit, keanggotaan, atau orang tua.''

''Kebijakan ini akan mengijinkan orang tua dan sponsor untuk memilih unit lokal yang memenuhi kebutuhan terbaik mereka,'' kata Smith

Tetapi Smith mengatakan kebijakan larangan ateis tetap berlaku.

'Institusi berharga'

Juli tahun lalu, Pramuka AS tetap menegaskan bahwa mereka menjaga kebijakan lama yang menentang anggota gay dengan menyebutnya sebagai ''kebijakan terbaik bagi organisasi.''

Tetapi pejabat di dalam organisasi ini mengatakan bahwa ada desakan dari unit lokal untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka.

Setidaknya dua anggota majelis nasional, Jim Turley, yang juga kepala eksekutif lembaga konsultan Ernst and Young, dan Randall Stephenson, kepala perusahaan telekomunikasi AT&T, telah menyatakan dukungan perubahan kebijakan ini.

Pegiat hak asasi manusia, the Gay and Lesbian Alliance Against Defamation juga menyambut kebijakan ini.

"Pramuka Amerika telah mendengar anggotanya, perusahaan dan jutaan warga AS yang merasa terdikriminasi atas kebijakan larangan gay di pramuka,'' kata presiden organisasi ini, Herndon Graddick.

"Pramuka adalah institusi berharga, dan perubahan ini akan memperkuat prinsip inti keadilan dan kehormatan.''

Saat kampanye pemilihan presiden 2012, dua kandidat saat itu - Barack Obama dan Mitt Romney - mengatakan larangan gay di Pramuka AS harus dicabut.

Boy Scouts of America, didirikan tahun 1910 dan pada akhir tahun 2011 memiliki lebih dari satu juta anggota dewasa.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.