Anak yang baik lebih populer

  • 31 Desember 2012
Siswa SD di Inggris
Tindakan baik yang dilaporkan siswa tidak hanya kepada teman di sekolah.

Melakukan tindakan baik secara sengaja akan membuat anak-anak praremaja lebih populer di kalangan teman-temannya, seperti terungkap dalam satu penelitian.

Sebuah tim peneliti di Universitas California di Riverside, Amerika Serikat, menugaskan sejumlah anak untuk melakukan tiga tindakan baik setiap pekan dalam waktu empat minggu.

Setelah empat minggu, ternyata anak-anak tersebut lebih gembira dan lebih disukai teman-teman sekelasnya.

Menurut tim peneliti, tindakan baik yang sederhana sekalipun bisa membuat anak lebih diterima temannya dan bahkan bisa mencegah bullying atau tekanan-tekanan yang merendahkan.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Plos One menyebutkan tindakan baik itu tidak hanya berkaitan dengan sesama teman di sekolah namun juga kepada ibu di rumahnya.

Sebagai contoh, tindakan baik yang dilaporkan dilakukan anak-anak tersebut antara lain adalah "memeluk ibu ketika dia stres karena pekerjaan" atau "membagi bekal makan siang kepada seseorang" maupun "membersihkan lantai".

Tindakan sederhana

Penelitian melibatkan sekitar 400 siswa berusia sembilan hingga 11 tahun yang diminta untuk melakukan tindakan baik dan mencatat tiga tindakan baik tersebut.

"Sebelum periode empat minggu, kami minta setiap siswa melingkari nama teman dari kelas yang mereka inginkan untuk melakukan kegiatan bersama," tutur peneliti utama Dr Kristin Layous.

Setelah periode penelitian selama empat minggu, anak-anak itu kemudian diminta lagi untuk memilih teman.

"Temuan yang paling menarik bagi saya adalah tindakan positif yang sederhana bisa meningkatkan hubungan antar teman."

Dr Layous menambahkan dengan meningkatkan hubungan sosial antar anak melalui cara yang sederhana ini, maka sekolah bisa memberantas bullying.

Berita terkait