Industri kosmetik dituduh agresif

  • 31 Desember 2012
Perlengkapan kosmetik
Sejumlah kalangan meminta korting layanan bedah kosmetik dilarang.

Industri kosmetik di Inggris dituduh melakukan teknik-teknik penjualan agresif untuk menekan konsumen yang mempertimbangkan bedah plastik.

Tuduhan tersebut tertuang dalam kajian tentang perlakuan di kalangan industri kosmetik di Inggris.

Pemerintah meminta diadakan penyelidikan tahun lalu menyusul skandal implan payudara PIP yang dianggap berbahaya bagi kesehatan.

Hasil kajian menyebutkan pasien, lembaga amal dan kalangan profesional di bidang kesehatan menginginkan korting bedah plastik dilarang sama sekali.

Dalam kajian juga disebutkan masyarakat harus diberi informasi memadai mengenai risiko-risiko yang mungkin timbul.

"Setiap orang yang memutuskan untuk menjalani operasi plastik harus mempunyai waktu untuk memikirkan segala risiko. Penawaran dan pemberian korting dengan batas waktu di situs-situs internet menekan konsumen untuk mengambil keputusan cepat," isi kajian.

Iklan bedah plasik

Seorang anggota tim kajian mengatakan berbagai prosedur bedah plastik dijual seperti halnya penjualan jendela rumah.

Mantan presiden Dokter Bedah Plastik Inggris, Nigel Mercer, juga menuding pemasaran bedah plastik.

"Cara terbaik melindungi masyarakat adalah melarang iklan bedah plastik. Artinya, pasien kemudian tidak dicekoki dengan pemasaran, ini bukan informasi," kata Mercer kepada BBC.

Impan payudara PIP adalah produk perusahaan Prancis yang kini telah ditutup.

Ratusan ribu perempuan di seluruh dunia menggunakan implan dari PIP, sebagian besar di Amerika Selatan dan Eropa barat.

Berita terkait