Belanja Natal di Inggris turun

  • 31 Desember 2012
kartu kredit
Kartu kredit masih menjadi alat pembayaran favorit dalam belanja natal 2012.

Mayoritas konsumen mengeluarkan sedikit uang untuk belanja Natal tahun ini dibandingan tahun 2011, demikian sebuah survei yang dilakukan asosiasi konsumen, Which?.

Penggunaan kartu kredit dalam survei ini juga masih menjadi alat pembayaran favorit diikuti dengan mekanisme pinjaman lainnya yang digunakan untuk belanja.

Survei ini dilakukan terhadap 2.100 orang di Inggris.

Sembilan dari 10 orang sepakat bahwa mereka merasa tertekan untuk belanja berlebihan selama musim perayaan.

46% responden mengaku menggunakan mekanisme hutang untuk membantu mereka memenuhi tagihan pembayaran.

Mayoritas responden mengaku keuangan pada periode Natal tahun ini lebih berat dibandingkan tahun lalu, dan lebih dari setengah juga mengatakan bahwa mereka harus memangkas anggaran belanja musiman mereka.

Tetapi industri ritel sejauh ini menyebutkan bahwa angka penjualan masih normal, dan mungkin sedikit lebih tinggi dari tahun lalu.

Lebih ketat

Survei ini mengungkapkan 54% konsumen memperkirakan anggaran Natal mereka akan lebih ketat tahun depan.

Rata-rata kredit natal tahun ini adalah £301, sementara mereka yang menggunakan tabungan, rata-rata belanja mencapai £380.

Selain menggunakan kartu kredit, konsumen juga memanfaatkan kartu diskon toko dan meminjam uang dari teman atau keluarga.

Sekitar 48% responden mengatakan mereka tidak menggunakan uangnya untuk belanja makanan, dan 45% membeli makanan dengan kualitas yang lebih rendah dari tahun lalu karena peningkatan harga makanan.

Eksekutif direktur Which? Richard Lloyd mengatakan: ''Kebanyakan dari kita suka berbelanja untuk keluarga dan teman di masa ini, jadi berita bahwa jutaan orang secara drastis memangkas belanja Natal atau mengambil pinjaman untuk menutup biata Natal menunjukkan bagaimana anggaran rumah tangga yang ketat saat ini.''

"Ini juga menunjukkan seberapa jauh kita dari pemulihan ekonomi belanja konsumen.''