BBC navigation

Samsung minta AS larang penjualan Ericsson

Terbaru  27 Desember 2012 - 09:47 WIB
ericsson

Ericsson gagal mencapai kesepakatan lanjutkan kerjasama dengan Samsung.

Perusahaan elektronik Samsung tengah berupaya untuk mengajukan pelarangan impor dan penjualan terhadap sejumlah produk Ericcson di AS karena dinilai telah melanggar paten produk perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

Dalam laporan yang disampaikan kepada Komisi Perdagangan Internasional AS, ITC, Samsung menuding Ericsson telah melanggar setidaknya tujuh hak paten milik mereka.

Erricson tidak tinggal diam terhadap tudingan yang diarahkan oleh Samsung itu.

Pada bulan November lalu Ericcson mereka juga mengajukan laporan kepada ITC yang menyebutkan Samsung juga melanggar hak paten mereka dan meminta lembaga itu melarang penjualan sejumlah produk Samsung ke AS.

Sebelumnya perusahaan asal Swedia itu mempunyai kesepakatan dengan Samsung yang menggunakan sejumlah teknologi yang telah dipatenkan oleh Ericcson ke dalam produk mereka.

Harga tinggi

Belakangan keduanya kemudian gagal untuk memperbaharui kesepakatan kerjasama itu meski telah melakukan negosiasi selama hampir dua tahun.

Erricson telah mengklaim bahwa Samsung berupaya untuk mengurangi pembayaran lisensi atas penggunaan teknologi yang dimiliki Ericcson.

Sementara Samsung berpendapat bahwa mitra mereka tersebut menginginkan bayaran yang terlalu tinggi dan tidak beralasan.

"Kami memandang negosiasi dengan Ericcson berada dalam kondisi saling percaya. Namun Erricson kemudian membuktikan bahwa mereka tidak ingin melanjutkan negosiasi dengan mengajukan klaim yang sangat tidak beralasan yang sekarang itu coba dibawa ke pengadilan," bunyi pernyataan dari Samsung.

"Dengan kondisi seperti ini, kami tidak punya pilihan untuk segera mengambil langkah yang diperlukan guna melindungi perusahaan kami."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.