BBC navigation

Bandara Heathrow dan Gatwick 'perlu diperluas'

Terbaru  19 Desember 2012 - 13:32 WIB
plane heathrow

Lima bandara di London melayani 211 juta penumpang pada 2010

Bandara Heathrow dan Gatwick harus melakukan ekspansi untuk meningkatkan hubungan bisnis Inggris dengan dunia, kata Institute of Directors.

IoD telah membuat laporan yang mengatakan bahwa Heathrow membutuhkan satu landas pacu tambahan dan harus ada landas pacu kedua di Gatwick.

IoD mengatakan izin untuk mengembangkan Gatwick harus mulai diproses agar ketika larangan pembangunan gedung baru di kawasan itu dicabut pada 2019, pengelola bisa langsung memulai renovasi.

Kelompok pelobi bisnis itu juga mengatakan bahwa pajak penumpang udara (APD) yang dibebankan pada penerbangan dari bandara-bandara Inggris "terlalu tinggi" dan harus dibekukan.

Laporan itu mengatakan hanya enam dari 27 anggota Uni Eropa yang memiliki pajak serupa.

Tingkat APD saat ini bagi penumpang yang berangkat dari bandara Inggris bervariasi antara £13 hingga £184, tergantung pada jarak tempuh dan kelas kabin.

Jerman adalah salah satu negara yang menerapkan pajak keberangkatan di angka 42,18 euro.

Permintaan meningkat

Dalam survey atas para anggotanya, IoD mengatakan 59% merespon bahwa kurangnya kapasitas ekstra di Heathrow merusak investasi di dalam negeri.

IoD mengatakan negara itu memiliki kapasitas untuk menangani 372 juta penumpang pertahun, jauh lebih tinggi dari total 211 juta penumpang pada 2010.

Namun mereka mengatakan Inggris tidak memiliki kapasitas cukup di tenggara negara itu.

Menurut IoD, kelima bandara di Inggris yaitu Heathrow, Gatwick, Luton, Stansted dan City di London dapat menangani 181 juta penumpang setahun.

Departemen Transportasi meramalkan bahwa pada 2030 permintaan atas bandara-bandara ini akan mencapai 240 juta penumpang setahun dan akan naik menjadi 294 juta pada 2050.

Walikota London, Boris Johnson, lebih menyukai ekspansi bandara tapi yang ia inginkan adalah membangun pulau bandara di sungai Thames.

Menteri Penerbangan Simon Burns mengatakan pemerintah menanggapi isu tersebut dengan serius, "Kami tahu bahwa untuk selalu memimpin, kami harus merencanakan masa depan dan membangun konsensus politik kuat, itulah kenapa kami meminta Sir Howard Davies untuk melakukan review independen mendetail atas semua opsi untuk menjaga konektivitas kita"

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.