BBC navigation

Keluarga perawat Jacintha muncul ke publik

Terbaru  11 Desember 2012 - 14:55 WIB
benedict borza

Benedict Barboza, suami Jacintha Saldanha bersama dua anaknya saat keluar dari Gedung Parlemen Inggris.

Keluarga perawat Jacintha Saldanha, 46, untuk pertama kalinya muncul ke publik di Gedung Parlemen Inggris, Senin (10/12).

Suaminya Benedict Barboza dan dua anak remajanya terlihat menangis dan memberikan pernyataan melalui kuasa hukumnya Keith Vaz.

"Keluarga ini sangat dekat. Mereka terpukul atas apa yang terjadi. Mereka akan merindukan setiap waktu bersamanya."

Keith Vaz

"Mereka ingin saya mengatakan bahwa mereka sangat berterimakasih atas perhatian publik Inggris dan seluruh dunia yang mengirimkan pesan duka dan dukungan menyusul kematian Jacintha, seorang ibu dan istri yang dicintai,'' kata Vaz.

"Keluarga ini sangat dekat. Mereka terpukul atas apa yang terjadi. Mereka akan merindukan setiap waktu bersamanya,'' tambah Vaz, yang berdiri di samping Barboza dan anak perempuannya yang berusia 14 tahun Lisha.

"Mereka akan membuat pernyataan sendiri di lain waktu agar warga bisa terus mendapatkan perkembangan informasi.''

Keluarga ini kemudian mengunjungi rumah sakit King Edward VII di London, tempat dimana Jacintha bekerja selama empat tahun terakhir.

"Seorang anggota senior rumah sakit menyambut keluarga dan menawarkan bantuan dan akan terus melakukan hal itu selama dibutuhkan,'' demikian kata John Lofthouse, kepala eksekutif RS King Edward VII.

"Kami memahami bahwa keluarga merasa putus asa dan butuh waktu untuk mengungkapkan bantuan yang mereka butuhkan,'' tambahnya.

Jenazah Jacintha akan diotopsi Selasa (12/12).

''RS King Edward VII akan tetap bersama mereka kapanpun, dimanapun dan apapun yang mereka butuhkan.''

RS menyatakan akan mengumpulkan dana duka cita untuk mendukung keluarga dan akan menggelar kebaktian untuk mengenang mendiang akhir pekan ini.

Otopsi

Keith Vaz menyatakan pihak keluarga juga telah bertemu dengan kepolisian, Senin kemarin.

Jenazah Jacintha Saldanha akan diotopsi hari ini Selasa (11/12) di Rumah Duka Westminster, London.

Jacintha Saldanha diduga bunuh diri setelah menerima telepon tipuan dari penyiar radio Sydney 2Day FM pada tanggal 4 Desember lalu.

Dua penyiar asal Australia itu berpura-pura menjadi Ratu Elizabeth II dan Pangeran Charles, menelepon rumah sakit sekitar pukul 5:30 pagi waktu London dengan tujuan mendapat informasi tentang kondisi kehamilan Kate.

Saat ditelepon tidak ada resepsionis yang bertugas dan Jacintha Saldanha yang pertama menerima telepon dan menyerahkan ke rekannya yang secara detil memberi informasi kesehatan ke penyiar.

Dua penyiar radio di Australia mengaku terpukul atas kematian Jacintha.

Radio ini menyatakan telah berupaya untuk menghubungi rumah sakit sebanyak lima kali untuk membicarakan telepon tipuan ini sebelum diudarakan. Tetapi kabar itu dibantah pihak rumah sakit.

"Menyusul telepon tipuan, stasiun radio tidak berbicara ke siapapun di rumah sakit, senior manajemen atau siapapun yang bertugas untuk menjawab pertanyaan media,'' demikian kata seorang juru bicara rumah sakit.

Dua penyiar 2Day FM Mel Greig dan Michael Christian dalam sebuah wawancara terlihat terguncang akibat kematian Jacintha.

Keduanya sempat disembunyikan dan menjalani konseling ini mengaku sangat terpukul.

Perdana Menteri Inggris David Cameron menggambarkan kematian Jacintha sebagai ''tragedi''.

"Saya rasa ini sepenuhnya mengejutkan, berita yang saya dengar tentang perawat yang bunuh diri, yang bekerja keras dan tentu saja penuh dedikasi,'' katanya kepada wartawan.

"Saya sepenuhnya turut berduka untuknya dan keluarganya. Ini adalah sebuah tragedi. Dan saya yakin semua orang akan merefleksikan bagaimana ini bisa terjadi ''

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.