Lebih 140 lukisan mahal koleksi Marcos masih hilang

Terbaru  27 November 2012 - 16:20 WIB
Lukisan Monet

Lukisan Monet termasuk dalam daftar koleksi benda seni Marcos.

Lebih dari 140 lukisan mahal, di antaranya karya Picasso, Van Gogh, Renoir, Rembrandt, dan Cezanne, yang dibeli mantan penguasa Filipina, Ferdinand Marcos, dengan menggelapkan uang negara, masih hilang.

"Keluarga Marcos dikenal penyuka benda-benda seni. Mereka menghabiskan uang jutaan dollar untuk membeli lukisan-lukisan mahal," kata Andres Bautista, ketua Komisi Kepresidenan untuk Tata Kelola Pemerintahan, seperti dikutip kantor berita AFP, hari Selasa (27/11).

Ia menambahkan pihaknya belum menemukan jejak lukisan-lukisan ini.

Komisi ini dibentuk pada 1986 untuk menyelamatkan uang negara yang diduga digelapkan oleh Marcos dan keluarganya, yang nilainya diperkirakan mencapai US$10 miliar.

Dijual di New York

"Keluarga Marcos menghabiskan uang jutaan dollar untuk membeli lukisan-lukisan mahal."

Andres Bautista

Marcos tumbang dari kekuasaan melalui gerakan rakyat setelah berkuasa selama 20 tahun. Ia meninggal dunia di pengasingan di Hawaii pada 1989.

Bautista mengatakan keluarga Marcos diketahui memiliki koleksi lukisan mahal melalui temuan kuitansi pembelian dan pengiriman dari berbagai galeri lukisan ternama di dunia.

Pekan lalu di New York, mantan sekretaris pribadi istri almarhum Marcos, Imelda, bersama dua keponakannya didakwa berkomplot Klik menjual lukisan Monet milik Imelda.

Lukisan Monet berjudul Le Bassin aux Nympheas bersama tiga lukisan lain termasuk lukisan-lukisan yang hilang dari daftar koleksi yang ada dalam catatan Komisi Kepresidenan untuk Tata Kelola Pemerintahan Filipina.

Empat lukisan ini dijual US$32 juta ke galeri seni di London, kata pejabat di kantor kejaksaan Manhattan, New York.

Bautista menginginkan lukisan-lukisan tersebut dikembalikan ke pemerintah Filipina.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.