Barang seni Italia yang terkubur diselamatkan

Terbaru  26 November 2012 - 22:15 WIB
Patung di Mirandola

Patung ini termasuk barang-barang bersejarah yang rusak akibat gempa.

Pakar konservasi Italia masih terus berupaya menyelamatkan barang-barang seni yang terkubur akibat gempa besar Mei lalu.

Salah satu bangunan yang rusak akibat gempa yang melanda kota Mirandola, kawasan Emilia Romagna, termasuk San Francesco, basilika keluarga Italia, Pico, yang dulu berkuasa di kawasan itu.

Basilika ini merupakan salah satu bangunan yang paling bersejarah di Mirandola.

Sejumlah barang yang masih tersisa termasuk pilar-pilar basilika dan pusara keluarga Pico.

Selain San Francesco, katedral di kota itu juga mengalami kerusakan berat akibat gempa tanggal 29 Mei lalu.

Andrea Sardo - yang bekerja di Departemen Kebudayaan Italia- termasuk salah seorang pakar yang terlibat untuk mengkaji kerusakan gedung bersejarah di kawasan itu.

Sardo juga mengkaji dampak kerusakan gempa di Asisi dan Aquila namun apa yang terjadi di Mirandola - menurutnya- adalah yang paling parah.

"Anda dapat melihat dari jendela katedral ini bahwa tidak ada lagi atap, dan dinding katedral juga retak-retak," kata Sardo mengacu pada kerusakan katedral Mirandola.

Dana perbaikian US$3 miliar

"Anda dapat melihat dari jendela katedral ini bahwa tidak ada lagi atap, dan dinding katedral juga retak-retak."

Andrea Sardo

San Francesco dan katedral ini termasuk di antara 2.200 gereja dan bangunan bersejarah lain yang rusak akibat gempa.

Sejak Mei lalu, para pakar konservasi mulai melacak ribuan benda seni sebelum barang-barang itu semakin rusak akibat hujan dan cuaca dingin.

Tim pakar melatih mahasiswa dan warga setempat untuk mencatat secara rinci apa yang perlu diperbaiki, termasuk patung dan lukisan.

Barang-barang seni yang rusak dibawa ke tempat khusus untuk dibersihkan dan diperbaiki oleh pakar konservasi.

Dana yang diperlukan untuk memperbaiki barang-barang seni dan peninggalan sejarah diperkirakan mencapai US$3 miliar.

Uni Eropa menawarkan bantuan sekitar US$856 juta untuk pembangunan kembali, sementara pemerintah Italia menjanjikan dana US$10,3 juta untuk memperbaiki barang-barang bersejarah ini.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.