Dakwaan atas pencurian lukisan Monet milik Imelda Marcos

Terbaru  21 November 2012 - 19:14 WIB
Lukisan Monet

Lukisan bunga teratai Claude Monet dijual seharga US$32 juta di London.

Mantan sekretaris Imelda Marcos, dikenakan dakwaan konspirasi menjual lukisan karya Claude Monet milik mantan ibu negara Filipina itu.

Karya seni itu hilang saat keluarga Marcos pergi ke luar negeri setelah digulingkan pada tahun 1986.

Karya Monet yang hilang termasuk lukisan teratai yang dijual di satu galeri di London seharga US$32 juta tahun 2010.

Kejaksaan New York mengenakan dakwaan konspirasi, penggelapan pajak, dan menggunakan dokumen palsu untuk menjual lukisan kepada Vilma Bautista.

Lukisan karya Monet itu merupakan bagian dari koleksi seni dan barang-barang mewah yang dikumpulkan Imelda Marcos saat suaminya berkuasa.

Pemerintah Filipina berupaya mengejar berbagai aset mantan presiden ini namun sebagian besar hilang.

Lukisan teratai

"Sejumlah besar karya seni dan benda-benda berharga lain hilang dari gedung pemerintah Filipina."

Kejaksaan New York

Mantan presiden Ferdinand Marcos dan istrinya Imelda, dituduh merampas kekayaan negara dengan kerugiaan miliaran dolar.

"Sejumlah besar karya seni dan benda-benda berharga lain hilang dari gedung pemerintah Filipina termasuk di kantor konsulat di Manhattan," kata kantor kejaksaan New York.

Mulai tahun 2009, Bautista dan dua keponakannya diduga mulai mencoba menjual lukisan teratai Monet, "Le Bassin aux Nympheas" dan tiga karya seni lain yang tengah dilacak oleh pemerintah Filipina.

Bautista berhasil menjual lukisan Monet ke galeri di London dan membagi hasil penjualan US$32 juta.

Kejaksaan New York mengatakan Bautista "mendapat bagian terbesar dari hasil penjualan itu."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.