BBC navigation

Mesin ketik terakhir di Inggris masuk ke museum

Terbaru  20 November 2012 - 17:10 WIB
Mesin ketik

Mesin ketik ditemukan oleh William Burt, warga AS, pada 1830.

Terhitung mulai November 2012 tidak akan ada lagi mesin ketik yang diproduksi di Inggris.

Perusahaan Brother memproduksi mesin ketik terakhir bulan ini dan mesin ketik tersebut disumbangkan ke Museum Sains di London.

"Kalau ada orang yang bertanya, saya akan menjawab dengan bangga bahwa saya adalah perakit mesin ketik terakhir di Inggris," kata Edward Bryan, pegawai Brother yang membuat mesin ketik bersejarah ini.

Brother membuka pabrik di Wrexham pada tahun 1985 dan sekitar 25 tahun kemudian produksi alat ini dihentikan karena permintaan di dalam negeri Inggris menurun tajam.

Permintaan mesin ketik di Amerika Serikat masih cukup tinggi namun pasok untuk pasar ini bisa dipenuhi oleh pabrik Brother di Asia.

Brother menurut rencana akan mengubah pabrik mesin ketik di Inggris menjadi pabrik tinta printer dan peralatan kantor lainnya.

Direktur Brother, Phil Jones, mengatakan pihaknya tidak bisa menghapus mesin ketik dari sejarah perusahaan karena mesin ini mendapat tempat khusus di hati masyarakat.

Jasa besar

"Unit ini menjadi lambang mesin ketik terakhir yang diproduksi di Inggris. Teknologi mesin ketik berkembang dalam 130 tahun terakhir dan telah menyelamatkan banyak orang."

Rachel Boon

"Mesin ketik memiliki peran penting dalam sejarah komunikasi bisnis," kata Jones.

Mesin ketik terakhir yang disumbangkan Brother menambah jumlah koleksi mesin ketik yang dimiliki Museum Sains London.

"Mesin ini akan memperkaya koleksi kami yang saat ini berjumlah lebih dari 200 unit," kata Rachel Boon, kurator di Museum Sains London.

"Unit ini menjadi lambang mesin ketik terakhir yang diproduksi di Inggris. Teknologi mesin ketik berkembang dalam 130 tahun terakhir dan telah menyelamatkan banyak orang," kata Boon.

Mesin ketik ditemukan oleh William Burt, warga AS, pada 1830.

Mesin ketik menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia bisnis ketika Christopher Sholes dan Carlos Glidden menandatangani kerja sama dengan perusahaan Remington untuk memproduksi alat ini secara massal.

Mesin ketik juga dianggap berjasa besar mendorong perempuan masuk ke bursa kerja.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.