BBC navigation

Facebook Barack Obama capai 30,6 juta 'suka'

Terbaru  10 Oktober 2012 - 22:24 WIB
Foto di akun Facebook Barack Obama

'Like' di akun Facebook Barack Obama meningkat lebih dari satu juta dalam sehari.

Akun Facebook Presiden Amerika Serikat Barack Obama mencapai "like" (suka) sekitar 30,6 juta menyusul kampanye di jejaring sosial.

Jumlah "likes" (suka) di akun Facebook presiden Amerika ini meningkat pesat sejak ia memastikan diri sebagai calon presiden empat tahun lalu.

Tim kampanye Obama membayar "Berita Sponsor" untuk tampil di akun para pengguna Facebook, walaupun sejumlah pengguna tidak menginginkannya.

Calon presiden dari Partai Republik Mitt Romney juga meningkatkan kampanye di jejaring sosial.

Namun, para pengamat memperingatkan sejumlah pendekatan bisa merugikan kedua calon presiden.

Sejumlah pemilik akun Facebook telah menyatakan kekesalan karena iklan kampanye Barack Obama muncul di akun mereka.

"Mengapa Barack Obama ada di tampilan Facebook saya?" tulis seorang pemilik akun Facebook dari Illinois.

"Saya benar-benar muak dengan iklan Obama di laman Facebook saya," kata pengguna lain.

Tidak suka pesan politik

Pengguna lain menulis di akun Twitter Obama dan meminta, "Jangan mengiklankan dirimu di akun Facebook dan Twitter saya. Saya tidak pernah 'suka' atau 'mengikutimu'."

"Mengapa Barack Obama ada di tampilan Facebook saya?"

Seorang pemilik akun Facebook

Walaupun ada sejumlah pengguna yang bereaksi negatif, laman Facebook Presiden Obama mendapatkan "likes" lebih dari satu juta dalam satu hari, dibandingkan sekitar 30.000 per hari beberapa minggu sebelumnya.

Dalam kampanye tahun 2008, Obama dipuji atas penggunaan jejaring sosial untuk merangkul pemilih muda.

Pada kampanye kali ini, kedua calon presiden sama-sama menarik pemilih melalui Facebook dan Twitter.

Namun penelitian oleh Universitas Pennsylvania menunjukkan gambaran berbeda.

Dari sekitar 1.053 orang dewasa yang disurvei pihak universitas, 86% di antaranya mengatakan mereka tidak ingin menerima pesan politik sementara 70% mengatakan melihat iklan calon yang akan mereka pilih justru akan mempengaruhi suara mereka pada hari pemilihan presiden awal November mendatang.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.