BBC navigation

Nobel Kedokteran untuk Yamanaka dan Gurdon

Terbaru  8 Oktober 2012 - 17:42 WIB
John Gurdon dan Shinya Yamanaka

John Gurdon dan Shinya Yamanaka dianggap melakukan revolusi dalam ilmu pengetahuan.

Dua ilmuwan, Shinya Yamanaka dari Jepang dan John B Gurdon asal Inggris, meraih Nobel Kedokteran karena pekerjaan yang mereka lalukan dalam sel punca atau stem cell.

Pasangan ilmuwan tersebut mendapat kehormatan ini karena menemukan sel yang matang yang bisa diprogam kembali untuk menjadi pluripotent.

Sel yang sudah matang dan amat khusus bisa diprogram kembali sehingga menjadi sel yang tidak matang dan mampu berkembang menjadi jaringan bagi tubuh manusia.

Dalam pernyataannya, Komite Nobel mengatakan mereka telah melakukan revolusi dalam bidang ilmu pengetahuan karena mengubah total "pemahaman atas pemahaman kita tentang bagaimana pengembangan sel dan organisme".

Tahun 1962, John Gurdon mengambil informasi genetika dari sebuah sel yang diambil dari usus katak dan menempatkannya ke dalam sel telur yang berkembang menjadi kecebong normal.

Sedangkan Shinya Yamanaka memperlihatkan sel tikus yang amat khusus bisa dikembangkan menjadi sel punca dengan memasukkan empat gen. Hasilnya adalah sel punca yang bisa diubah ke sel jenis lain.

Yamanaka merupakan guru besar di Universitas Kyoto di Jepang sedangkan John B Gurdon saat ini bekerja di Lembaga Gurdon di Cambridge.

Di bawah bayang-bayang krisis ekonomi, Yayasan Nobel mengurangi hadiah uang menjadi 8 juta kronor -atau sekitar US$1,2 juta- untuk setiap bidang dari 10 juta kronor yang diberlakukan sejak tahun 2011.

Upacara pemberian Nobel tahun ini akan dilaksanakan di ibukota Swedia, Stockholm, pada tanggal 10 Desember, bersamaan dengan peringatan meninggalnya Alfred Nobel pada tahun 1896.

Tahun lalu, Nobel Kedokteran dianugerahkan kepada tiga ilmuwan, yaitu Bruce Beutler dari Amerika Serikat, Jules Hoffman asal Luksemburg dan ilmuwan Kanada, Ralph Steinman, karena penelitian yang mereka lakukan dalam sistem kekebalan tubuh manusia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.