BBC navigation

Warga Zimbabwe siram toilet serentak

Terbaru  25 September 2012 - 20:09 WIB
Toilet

Menyiram toilet serentak direncanakan dua kali seminggu mulai pekan depan.

Warga di kota terbesar kedua Zimbabwe, Bulawayo, diminta menyiram toilet secara serentak sebagai bagian dari upaya mencegah terganggunya saluran pembuangan.

Walikota Bulawayo, Thaba Moyo mengatakan kepada BBC "menyiram bersama" ini akan membantu mencegah gangguan pada saluran pembuangan.

Menyiram toilet secara serentak pertama kali dilakukan Selasa malam (24/09) pada pukul 19:30 waktu setempat.

Para pejabat pemerintah kota mengunjungi perumahan dan memperingatkan penduduk bahwa mereka menghadapi denda bila tidak ikut serta.

Moyo mengatakan tidak adanya air yang mengalir di pipa pembuangan menyebabkan kebocoran.

Banyak warga kota Bulawayo dilaporkan menyiram toilet pada waktu yang ditentukan.

"Saya meminta istri dan anak-anak menyiram toilet pada pukul 19:30 untuk mencegah toilet tersumbat. Sejauh ini, upaya menyiram toilet ini berhasil di kawasan Cowdray Park," kata salah seorang penduduk Dumisani Mpofu.

Menyiram dengan ember

Menurut kantor berita Associated Press, menyiram kakus bersama ini akan berlangsung lagi pada waktu yang sama dua kali dalam satu minggu, Senin dan Kamis.

Namun para warga tentu tetap boleh menyiram toilet mereka pada waktu lain.

Wartawan BBC Thabo Kunene, di Bulawayo, mengatakan sebagian besar rumah di kota itu, bahkan di kawasan miskin, memiliki toilet dengan alat penyiram, tidak seperti di banyak negara Afrika lain.

Ia mengatakan karena kurang air, banyak warga yang biasanya menggunakan ember yang diisi air untuk menyiram.

Namun sejumlah warga tidak antusias atas usulan menyiram toilet secara serentak ini.

"Pemimpin kami seperti pelawak," kata Petros Ncube, salah seorang warga.

"Apa yang harus mereka lakukan adalah mencari dana dari para donor untuk menggangi saluran pembuangan," kata Ncube.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.