BBC navigation

Perusak lukisan dinding Yesus minta royalti

Terbaru  21 September 2012 - 20:00 WIB
Lukisan dinding Yesus

Upaya 'restorasi' Cecilia Gimenez menjadi atraksi ribuan turis.

Wanita yang merusak lukisan dinding Yesus Kristus di Spanyol dalam upaya melakukan restorasi menuntut royalti karena upayanya itu menjadi atraksi turis.

Kuasa hukum Cecilia Gimenez -yang berusia 80-an- mengatakan ganti rugi yang mereka dapat akan disalurkan ke badan amal.

Tindakan Gimenez merusak lukisan dinding Yesus Kristus yang dibuat pada abad ke-19 menggemparkan Spanyol Agustus lalu.

Ia merusak lukisan dinding itu sedemikian rupa sehingga gambar Yesus menyerupai monyet.

Namun ribuan orang mengunjungi gereja di dekat Zaragoza menyusul kejadian tersebut.

Penerbangan murah Ryanair bahkan menawarkan paket murah untuk berkunjung ke kota Spanyol itu, dan mendorong turis untuk melihat lukisan dinding di gereja di kota Borja.

Bermaksud baik

"Ia hanya ingin (gereja) mematuhi hukum," kata Enrigue Trebolle, kuasa hukum Gimenez.

"Bila ini berarti ganti rugi, maka ia ingin menyerahkannya ke badan amal," kata Trebolle.

Gimenez sebelumnya mengatakan ia bertujuan untuk melakukan restorasi karya Elias Garcia Martinez itu karena lukisan itu mulai rusak.

Ia mengklaim mendapatkan izin dari para pendeta.

"Bagaimana bisa Anda melakukan seperti itu tanpa izin? Ia (pendeta) tahu itu," kata Martinez seperti dikutip media lokal.

Namun selama proses restorasi itu, sapuan kuas karya Elias Garzia Martinez itu rusak akibat cat yang digunakan Gimenez.

Ia menyadari kesalahannya dan mengontak pejabat kota yang bertanggung jawab untuk seni dan budaya.

Para pejabat setempat mengatakan ia berniat baik dan bertujuan untuk melakukan restorasi lukisan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.