BBC navigation

Pengadilan Prancis larang foto telanjang dada Kate

Terbaru  18 September 2012 - 18:20 WIB
william, kate

Pangeran WIlliam dan Kate saat ini tengah berkunjung ke Tuvalu.

Pengadilan Prancis melarang majalah Closer untuk menerbitkan lebih lanjut atau menjual foto-foto telanjang dada istri Pangeran William, Kate.

Pengadilan juga memerintahkan majalah itu untuk menyerahkan semua foto yang mereka miliki kepada perwakilan pasangan kerajaan Inggris dalam waktu 24 jam.

Pengadilan menyatakan akan mengenakan denda US$13.000 setiap hari untuk penundaan penyerahan foto-foto.

Dengan keputusan itu, majalah Closer -yang menerbitkan foto-foto telanjang dada Kate hari Jumat lalu- tidak dapat lagi menggunakan kembali pada media cetak atau di situs mereka.

Majalah itu juga tidak diizinkan menjual foto-foto ke media yang belum menerbitkan.

Foto-foto telanjang dada Kate telah menyebar di internet dan telah dicetak oleh surat kabar Irlandia, Daily Star dan majalah Italia, Chi.

Reaksi tidak proporsional

Pasangan kerajaan Inggris itu juga telah mengajukan tuntutan kriminal atas penerbitan foto-foto yang diambil saat mereka tengah berlibur di Prancis.

Tujuan tuntutan adalah mendakwa redaktur majalah closer dan juru kamera yang mengambil foto-foto tersebut.

Seorang jaksa Prancis memulai penyelidikan awal atas dakwaan kriminal itu.

Keputusan untuk memulai tuntutan kriminal dilakukan menyusul keluhan resmi oleh pihak kerajaan kepada kejaksaan.

Kuasa hukum yang mewakili Pangeran William dan Kate, mengatakan -saat mengajukan pencegahan penerbitan lebih lanjut- bahwa foto-foto itu merupakan saat pribadi dan bukan pada tempatnya diterbitkan di majalah.

Tetapi kuasa hukum Closer mengklaim sebelumnya bahwa reaksi pasangan kerajaan Inggris tidak proporsional.

Pangeran William dan Kate saat ini tengah berada di Tuvalu sebagai bagian dari kunjungan ke Asia Tenggara dan Pasifik Selatan.

Foto tempat Kate berjemur

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.