BBC navigation

Cucu pendiri Red Bull ditahan polisi

Terbaru  3 September 2012 - 22:24 WIB
Vorayuth Yoovidhaya

Vorayuth Yoovidhaya diduga menabrak seorang anggota polisi.

Cucu pendiri minuman energi Red Bull, almarhum Chaleo Yoovidhaya, ditahan karena diduga terlibat kasus tabrak lari di Bangkok.

Korban kecelakaan adalah seorang anggota polisi, yang sempat terseret oleh mobil Ferrari yang dikendarai Vorayuth Yoovidhaya.

"Seorang anggota polisi tewas. Saya tidak akan menutup kasus ini. Saya tak peduli seberapa kuat tersangkanya. Jika saya tak bisa memproses kasus ini, lebih baik saya mundur," kata Comrowit Toopgrajank, kepada polisi Bangkok, seperti dikutip Bangkok Post.

Toopgrajank turun tangan dan menjemput sendiri tersangka di rumah keluarga Yoovidhaya hari Senin (03/09).

Di rumah ini ditemukan Ferrari abu-abu yang mengalami kerusakan di bagian depan. Kaca mobil ini juga rusak.

Kasus ini tadinya ditangani polisi Bangkok namun diketahui polisi tersebut mencoba menghapus keterlibatan Vorayuth dengan menangkap tersangka palsu.

Polisi ini sudah dimutasi ke bagian lain.

Vorayuth Yoovidhaya bisa dikenai pasal menyebabkan orang lain tewas dan lari dari tempat kecelakaan dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Kakek Vorayuth, Chaleo, menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan nilai aset mencapai US$5,4 miliar setelah sukses memasarkan minuman energi Red Bull bersama pengusaha Austria, Dietrich Mateschitz.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.