Lepas lensa kontak saat berenang

Terbaru  24 Agustus 2012 - 15:07 WIB
contact lens

Mengenakan lensa kontak saat berenang dapat berisiko terinfeksi amuba

Seorang wanita kehilangan sebelah penglihatannya setelah berenang di kolam spa hotel dengan mengenakan lensa kontak.

Jeannie Hurst, dari Southampton, Inggris, terinfeksi acanthamoeba keratitis, sebuah infeksi langka dan menyakitkan yang disebabkan oleh amuba air.

Infeksi itu mengakibatkan hiper sensitivitas pada cahaya dan wanita berusia 28 tahun itu mengatakan ia harus tinggal di kamar gelap selama tiga bulan.

Kini ia memperingatkan bahaya berenang atau mandi dengan mengenakan lensa kontak.

Hurst menjalani empat operasi, tinggal di rumah sakit, dan mengikuti rangkaian perawatan termasuk harus menggunakan tetes mata setiap setengah jam.

Ia mengatakan, "Selama periode itu, saya benar-benar diasingkan ke kamar tidur dengan jendela tertutup rapat. Satu satunya hal yang bisa saya lakukan adalah mendengarkan radio.

"Suatu senja, saya benar-benar ingin melihat ke luar jendela untuk mendapat pemandangan dunia luar sehingga saya membuka tirai kamar di tengah malam.

"Begitu saya melakukan hal itu, cahaya bulan mengenai mata saya dan rasanya benar-benar menyakitkan. Saya tidak pernah lagi melakukan hal itu."

Kerusakan permanen

Hurst mengatakan ia kehilangan separuh penglihatan di mata kirinya dan kerusakan pada korneanya dapat menjadi permanen.

Koordinator lingkungan ini telah menggunakan lensa kontak selama lima tahun dan saat itu ia berenang untuk keperluan pelatihan kantor.

"Ironinya adalah, saya bahkan tidak suka berenang, saya hanya melakukan beberapa putaran," kata dia.

Menurut Asosiasi Lensa Kontak Inggris ada 3,7 juta pengguna lensa kontak di Inggris yang mewakili 7,5% populasi orang dewasa.

Parwez Hossain, konsultan ophthalmologi yang merawat Hurst di Rumah Sakit Southampton mengatakan, "Jika anda mengenakan lensa kontak dan anda mulai mengalami iritasi mata dan sensitif pada cahaya yang tidak juga reda setelah beberapa jam, anda harus pergi ke dokter atau ahli mata."

"Jika gejala itu tidak hilang setelah 24 jam, anda harus segera mendatangi spesialis mata."

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.