Vietnam tangkap pembunuh monyet langka

Terbaru  21 Juli 2012 - 12:34 WIB
Foto penyiksaan monyet Vietnam

Foto penyiksaan dan pembunuhan monyet langka dipasang di Facebook milik pelaku.

Otoritas Vietnam telah menahan tiga orang tentara yang menjadi tersangka penyiksaan dan pembunuhan dua monyet langka, seperti disampaikan oleh harian milik pemerintah Voice of Vietnam.

Seorang pria memasang foto di situs jejaring sosial Facebook yang memperlihatkan bagaimana monyet-monyet itu dibunuh, dan menimbulkan kemarahan publik.

Jenis monyet yang merupakan hewang terancam punah itu adalah, grey-shanked douc langurs atau Pygathrix cinerea.

Para tentara yang bertugas di wilayah pengunungan bagian tengah Vietnam, masih diperiksa.

Salah satu dari mereka, Nguyen Van Quang, yang bertugas di komando Tay Nguyen militer Vietnam, memasang foto monyet-monyet itu dalam halaman Facebooknya pada pekan lalu.

Foto itu memperlihatkan seekor monyet, diyakini tengah hamil, dipaksa merokok sebelum disiksa dan dibunuh.

Kolonel Nguyen Van Hai, Kepala komando Tay Nguyen kantor jaksa militer mengatakan kepada Voice of Vietnam bahwa tentara itu telah ditahan dan dimintai keterangan.

"Kami masih terus melanjutkan penyelidikan kami dalam kasus ini. Ketika mereka mendapatkan bukti yang cukup, mereka (tentar) akan diperlakukan menurut hukum militer Vietnam," kata dia.

Dia menambahkan bahwa tiga orang telah diketahui membunuh monyet-monyet dan mengatakan telah mendapatkan hewan itu dari penduduk setempat.

Para tentara itu akan diajukan ke persidangan militer, tetapi belum diketahui jadwal persidangan.

Peristiwa itu menimbulkan kekhawatiran bahwa tentara-tentara mudah memasang foto-foto di Facebook, tanpa memikirkan apakah mereka melakukan kesalahan, kata Nga Pham dari BBC Vietnam.

Otoritas menyadari bahwa mereka butuh melakukan sesuatu untuk mendidik masyarakat, terutama anak-anak muda mengenai kesejahteraan dan perlindungan harimau.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.