Meramal Piala Eropa dengan binatang dikecam

Terbaru  27 Juni 2012 - 22:24 WIB
Sapi Yvonne

Sapi bernama Yvonne ini menjadi terkenal karena ramalannya salah.

Federasi Kesejahteraan Binatang Jerman, Tierschutzbund, menyatakan prihatin atas penggunaan binatang secara berlebihan untuk meramal hasil pertandingan Piala Eropa yang sedang berlangsung.

Menyusul keberhasilan gurita bernama Paul dalam meramalkan hasil pertandingan Piala Dunia pada 2010, organisasi itu mengatakan hampir setiap stasiun televisi dan stasiun radio sekarang tampaknya menginginkan "binatang peramal" sendiri-sendiri.

"Sekarang orang yang mempunyai binatang tampaknya menempatkan binatang tersebut di depan kamera. Setiap stasiun mempunyai binatang sendiri-sendiri," kata Marius Tünte dari Tierschutzbund kepada BBC.

Menurut Federasi Kesejahteraan Binatang Jerman, selama kejuaraan Piala Eropa 2012 "fenomena" penggunaan binatang untuk meramal terlalu berlebihan dan mengancam "harga diri" binatang.

Tierschutzbund menyebut satu kasus yang melibatkan seekor ular piton. Ular yang diberi nama Ado tersebut diberi pilihan untuk memangsa dua tikus. Seekor tikur diberi tanda garis untuk mewakili Jerman dan satu ekor lagi tanpa garis untuk mewakili Denmark.

"Penderitaan yang semestinya tidak perlu sengaja dibuat untuk kepentingan kesenangan belaka," jelas organisasi itu.

Babi dan kambing

Gurita Paul

Gurita bernama Paul ini pensiun setelah ramalannya benar dalam Piala Dunia 2010.

Hewan-hewan yang sekarang sedang naik daun di Jerman antara lain adalah seekor sapi bernama Yvonne, alpaca yang diberi nama Kasimir, dan anjing yang dijuluki Xaver.

Sapi Yvonne menjadi terkenal karena meramalkan tim yang kalah sebagai pemenang.

Beberapa hewan lain yang menjadi berita hangat di Jerman adalah babi Emma, dua anjing air Ferret dan Mormel, dan juga kambing dengan nama Traudl.

Wartawan BBC di Berlin Stephen Evans melaporkan kambing tersebut bahkan sekarang bertugas di stasiun radio di daerah Bavaria.

"Gurita Paul pensiun pada usia tua dua tahun, setelah bekerja keras selama Piala Dunia pada 2010," jelas Evans.

Gurita itu menjadi terkenal di seluruh dunia setelah berbagai ramalannya terbukti benar dengan memilih kerang dari kotak yang diberi tanda bendera nasional tim-tim yang bertanding.

Paul sang gurita berasal dari Weymouth, Inggris, namun gurita itu lama menjadi penghuni Pusat Kehidupan Laut di Oberhausen, Jerman.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.