Nokia akan berhentikan 10.000 karyawan

Terbaru  14 Juni 2012 - 17:10 WIB
Logo Nokia

Nokia menyatakan akan menutup beberapa proyek penelitian dan pengembangan.

Produsen telepon genggam Nokia mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja lagi secara besar-besaran, kali ini 10.000 orang sebelum akhir tahun depan.

Nokia mengatatakan jumlah PHK kali ini meliputi seperlima dari seluruh angkatan kerja di seluruh dunia. Menurut Nokia, pengurangan tenaga kerja ini perlu dilakukan untuk menjamin masa depan perusahaan.

"Rencana pengurangan ini merupakan dampak sulit dari langkah-langkah yang akan kami lakukan yang kami yakini harus ditempuh untuk memastikan kekuatan kompetitif jangka panjang bagi Nokia," kata CEO Nokia, Stephen Elop pada Kamis, 14 Juni.

Elop menambahkan Nokia akan memusatkan perhatian pada produk-produk dan pelayanan yang paling populer.

"Kami meningkatkan fokus pada produk-produk dan pelayanan yang paling dihargai oleh konsumen sementara terus menanamkan modal di bidang inovasi yang telah menjadikan Nokia seperti ini," tambahnya.

Kalah bersaing

Dengan pemutusan tenaga kerja secara besar-besaran itu, maka Nokia akan menutup beberapa proyek pengembangan dan penelitian, antara lain di Jerman dan Kanada.

Nokia juga akan menutup pabrik utama di Salo, Finlandia yang selanjutnya hanya akan menjadi tempat penelitian dan pengembangan.

Dalam pernyataannya, Nokia berharap proses penutupan dan pemutusan hubungan kerja akan rampung sebelum tahun 2013 dengan biaya sekitar US$817 miliar tahun ini dan US$754 miliar tahun depan.

Perusahaan Finlandia tersebut sebelumnya tercatat sebagai produsen telepon genggam terbesar di dunia, tetapi belakangan mengalami kesulitan bersaing dengan produsen-produsen telepon pintar seperti Samsung dan Apple.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.