BBC navigation

India terburuk bagi kaum perempuan

Terbaru  13 Juni 2012 - 20:41 WIB
perempuan india

India dinilai belum maksimal melindungi hak-hak perempuan.

Survei 19 negara di dunia menunjukkan, India, Arab Saudi, dan Indonesia adalah tiga negara terburuk bagi kaum perempuan.

Jajak pendapat yang dilakukan Yayasan Thompson Reuters, mengkaji berbagai faktor, mulai dari pendidikan bagi perempuan, layanan kesehatan, kesempatan kerja, hingga kekerasan terhadap perempuan.

Survei mengatakan nilai India sangat rendah karena praktik pembunuhan anak, perkawinan di bawah umur, dan perbudakan, masih terjadi di India.

"Di India, perempuan dijual seperti budak, dipaksa menikah di usia 10 tahun, dan dibakar hidup-hidup hanya gara-gara sengketa mas kawin," kata Gulshun Rehman, penasehat pengembangan program kesehatan untuk organisasi sosial Save the Children, yang terlibat dalam survei ini.

Kanada

Lima negara terbaik

1. Kanada
2. Jerman
3. Inggris
4. Australia
5. Prancis

"Selain itu, gadis-garis remaja yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dieksploitasi dan dilecehkan," tambahnya.

Padahal, kata Rehman, India telah mengesahkan undang-undang yang melarang semua bentuk kekerasan terhadap perempuan pada 2005.

Kanada sementara itu digambarkan sebagai negara terbaik untuk perempuan.

"Memang Kanada masih perlu melakukan berbagai langkah, namun kaum perempuan mendapatkan akses ke layanan kesehatan dan pendidikan, yang merupakan pintu masuk ke kemandirian ekonomi," kata Farah Mohamed, presiden dan kepala eksekutif Girls 20 Summit Kanada.

"Kanada juga memiliki sejumlah undang-undang yang melindungi perempuan dan perkawinan di bawah umur dilarang di Kanada," jelas Mohamed.

Hasil survei diumumkan menjelang pertemuan tingkat tinggi kepala negara G20 di Meksiko, 18-19 Juni

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.