BBC navigation

Pakistan blokir Twitter terkait foto nabi

Terbaru  20 Mei 2012 - 21:21 WIB
Twitter

Twitter dikatakan belum bersedia mencabut iklan kompetisi foto nabi.

Para pejabat Pakistan mengatakan pihak berwenang telah memblokir akses ke Twitter karena situs itu menolak mencabut materi yang dianggap menyinggung perasaan umat Islam.

Materi yang dimaksud adalah promosi lomba di situs jejaring sosial Facebook untuk mengumpulkan gambar-gambar Nabi Muhammad. Aksi seperti itu dianggap sebagai tindakan fitnah oleh umat Islam.

Kepala Otorita Telekomuniasi Pakistan Mohammad Yaseen mengatakan Facebook sudah sepakat mengatasi kekhawatiran terkait kompetisi foto nabi, tetapi Twitter belum melakukan langkah serupa.

"Kami melakukan perundingan dengan mereka (Twitter) sampai tadi malam, tetapi mereka tidak setuju mencabut materi itu, jadi kami memblokir Twitter," kata Yaseen hari Minggu (20/05).

Tetap menggunakan

"Para pejabat kementerian masih berusaha mendorong Twitter mencapai kesepakatan, dan begitu mereka mencabut materi maka pemblokiran akan dicabut."

Mohammad Yaseen

Menurutnya, perintah pemblokiran datang dari Kementerian Informasi Pakistan. Dia mengatakan akses situs Twitter di Pakistan akan dibuka lagi apabila materi kompetisi dicabut.

"Para pejabat kementerian masih berusaha mendorong Twitter mencapai kesepakatan, dan begitu mereka mencabut materi maka pemblokiran akan dicabut," kata Yaseen.

Namun banyak pengguna Twitter di Pakistan masih bisa mengakses Twitter dengan cara menggunakan program yang menyembunyikan lokasi pengguna.

Sejauh ini Twitter maupun Facebook belum mengeluarkan komentar.

Larangan seperti ini juga pernah terjadi sebelumnya. Pada tahun 2010, pengadilan Pakistan memerintahkan agar Facebook dilarang terkait kompetisi serupa.

Larangan akhirnya dicabut sekitar dua minggu kemudian setelah Facebook memblokir laman yang dipertentangkan di Pakistan.

Pada saat itu pemerintah mengatakan akan terus memantau sejumlah situs besar terkait tautan anti-Islam dan isi yang dianggap bertentangan dengan Islam.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.