BBC navigation

Sukhoi jatuh akibat buruknya persiapan penerbangan?

Terbaru  10 Mei 2012 - 17:33 WIB
Sukhoi Superjet

Pilot dan awak Sukhoi Superjet 100 yang ikut dalam terbang demo di Indonesia.

Pesawat Superjet, atau secara resmi disebut "Sukhoi Superjet 100", adalah pesawat penumpang satu-satunya yang dirancang dan dibangun di Federasi Rusia.

Semua penerbangan Rusia lain dirancang sebelum jatuhnya Uni Soviet.

Pemerintah Rusia ingin sekali menunjukkan bukti bangkitnya industri penerbangan Rusia yang terganggu menyusul hancurnya Uni Soviet.

Para pakar mengkritik pesawat itu terkait sejumlah masalah kecil.

Namun sejauh ini tidak pernah ada yang meragukan keselamatan atau fungsi pesawat itu.

Keprihatinan utama adalah bahwa Superjet itu memerlukan landasan yang telah disiapkan dengan benar, yang hanya tersedia sedikit di Rusia.

Pesawat baru ini melakukan penerbangan perdana bulan April 2011. Sejak itu hanya mengalami sejumlah masalah kecil, dan semuanya terkait dengan alat pendaratan.

Kecelakaan di seputar Gunung Salak ini terjadi selama demo terbang dalam "tur Superjet" ke beberapa negara Asia.

Kecelakaan ini tentu saja merupakan pukulan psikologis bagi keseluruhan industri penerbangan Rusia.

Para pakar belum mengangkat soal kecelakaan ini untuk menyimpulkan gambaran keseluruhan tentang pesawat Superjet ini.

Sejauh ini masih belum diketahui penyebab kecelakaan.

Buruknya persiapan penerbangan

Kemampuan para awak Sukhoi selalu diandalkan dan hanya sedikit yang meragukan.

Tur promosi Superjet ini adalah yang pertama dengan pilot profesional dan berpengalaman.

Mogomed Tolboev, salah seorang pilot terbang demo terbaik, mengatakan kepada media Rusia bahwa kecelakaan itu mungkin terkait dengan masalah persiapan penerbangan.

Terbang demo itu dilakukan di kawasan pegunungan yang sangat sulit.

Para pakar membandingkan kecelakaan Superjet dengan kecelakaan dengan korban tim aerobotik Rusia yang disebut "Ksatria Rusia".

Pada tahun 1995, tiga jet tempur dari unit ini kembali dari air show di Malaysia.

Mereka merencanakan untuk mendarat di Vietnam, di pangkalan militer Rusia di sana, dan jatuh di kawasan pegunungan.

Pada saat itu, penyelidikan menunjukkan kecelakaan terjadi karena buruknya persiapan penerbangan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.