BBC navigation

Gedung teater Somalia kembali dibuka

Terbaru  20 Maret 2012 - 09:29 WIB
gedung_teater_somalia

Pembukaan gedung teater Somalia menandai kebangkitan kehidupan kota Mogadishu.

Setelah dua puluh tahun tutup, gedung teater nasional Somalia di Mogadishu kembali dibuka oleh pemerintah setempat.

Pertunjukan pertama yang dipentaskan di gedung teater pada hari Senin (19/03) waktu setempat adalah pertujukan musik tradisional, komedi, dan penampilan lagu-lagu lokal.

Laporan setidaknya menyebutkan ada sekitar 1.000 orang yang menyaksikan pertunjukan tersebut.

Gedung teater itu ditutup pada tahun 1990-an saat Somalia dilanda perang saudara dan Mogadishu menjadi kota tak bertuan.

Saat ini pemerintah Somalia yang didukung oleh PBB berupaya memulihkan kontrol terhadap kota tersebut setelah gerilyawan al-Shabab didorong keluar.

Sebelumnya kelompok yang memiliki hubungan dengan al-Qaeda ini saat berkuasa di Mogadishu melarang semua bentuk pertunjukan hiburan di masyarakat.

Cermin kehidupan

Direktur Kajian Somalia, Jabril Ibrahim Abdulle mengatakan sejarah dari keberadaan teater itu merefleksikan keadaan masyarakat Somalia.

"Gedung teater ini benar-benar telah hancur dan ini sungguh mencerminkan kondisi kehidupan warga Somalia," katanya Abdulle yang berupaya keras untuk mendorong pembukaan kembali gedung teater ini kepada BBC.

"Kami sudah cukup terlibat saling bunuh, hidup ini harus bergerak maju. Perang selama 21 tahun saya pikir sudah cukup."

"Banyak orang di sini berkata kalau kita bisa membangun kembali gedung ini maka kita juga bisa membangun kembali hidup kita"

Jabril Ibrahim Abdulle

"Banyak orang di sini berkata kalau kita bisa membangun kembali gedung ini maka kita juga bisa membangun kembali hidup kita," jelas Abdulle.

Pertunjukan pembuka di Gedung Teater Nasional Somalia dikhususkan pada soal perdamaian dan rekonsiliasi dan juga kilas balik apa yang terjadi dalam dua dekade terakhir.

Namun kekerasan tampaknya masih segan meninggalkan Mogadishu, laporan menyebutkan pada hari Minggu (18/03) malam sebuah serangan mortir yang dilancarkan gerilyawan al-Shabab menyasar lokasi pengungsian dan menewaskan enam orang.

Lokasi pengungsian ini terletak hanya beberapa meter dari dari gedung teater nasional Somalia.

"Warga cukup berani untuk datang dan menikmati pertunjukan meskipun aksi serangan itu terjadi kemarin dan inilah keindahan Somalia," kata Abdulle.

Presiden Somalia, Sheikh Sharif Sheikh Ahmedn menyakinkan kepada mereka yang tampil dalam pertunjukan perdana di teater itu bahwa gedung teater ini merupakan sesuatu yang penting sebagai bagian untuk kembali menghidupkan lembaga-lembaga negara dan menunjukan bahwa semuanya akan kembali berjalan seperti dulu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.