BBC navigation

Pangeran Friso mungkin tidak bisa sadar kembali

Terbaru  24 Februari 2012 - 22:06 WIB
Ratu Beatrix usai membesuk Pangeran Johan Friso.

Ratu Beatrix bersama anggota keluarga kerajaan lain usai membesuk Pangeran Johan Friso.

Pangeran Johan Friso dari Belanda yang cedera akibat badai salju pekan lalu masih tetap dalam keadaan koma dan mungkin tidak akan bisa sadar kembali.

Menurut Dr Wofgang Koller dari Rumah Sakit Universitas Innsbruck, mereka sudah mencoba selama hampir 50 menit untuk membangunkan Pangeran Friso.

Pengindaian MRI memperlihatkan dia menderita kerusakan otak yang besar dalam kecelakaan tesebut.

"Hari ini kami tidak bisa mengatakan apakah Pangeran Friso pada suatu hari nanti akan bisa sadar kembali," tutur Dr Koller kepada para wartawan.

Tim dokter menjelaskan otak pangeran menderita kekurangan oksigen karena terkubur di dalam salju.

"Harapan kami adalah hypothermia yang ringan akan memberi perlindungan kepada otak. Harapan itu tidak terwujud," tambah Dr Koller.

Pangeran rencananya akan dipindahkan ke sebuah klinik pribadi untuk mendapat perawatan lebih lanjut namun kemungkinan diperlukan waktu beberapa tahun untuk membangunkannya, jika memang masih bisa sadar kembali.

Diperiksa polisi

"Hari ini kami tidak bisa mengatakan apakah Pangeran Friso pada suatu hari nanti akan bisa sadar kembali."

Dr Wofgang Koller

Ratu Beatrix dan istri pangeran, Mabel, bersama kedua saudaranya, Putra Mahkota Willem-Alexander dan Pangeran Constantijn, sudah membesuknya di rumah sakit.

Pangeran Friso sedang main ski di kawasan wisata ski Lech di Austria ketika badai salju menerjang, Jumat 17 Februari lalu. Dia kemudian sempat terkubur di balik tumpukan salju selama 15 menit sebelum diselamatkan.

Seorang pemilik hotel di kawasan wisata itu, Florian Moosbrugger -yang merupakan teman pangeran sejak kecil- sudah diperiksa polisi.

Saat kejadian dia ikut main ski bersama pangeran dan dilaporkan mencoba menggali tumpukan salju dengan tangannya serta menelepon layanan darurat.

Polisi ingin mendapat kepastian tentang siapa dari antara mereka yang pertama kali meluncur dan bagaimana badai salju itu berawal.

Pangeran Friso yang berusia 43 tahun merupakan putra kedua Ratu Beatrix namun sudah tidak masuk dalam garis pewaris tahta Kerajaan Belanda karena menikah tanpa izin dari pemerintah Belanda pada tahun 2004.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.