BBC navigation

Penduduk Jepang berkurang sepertiga

Terbaru  30 Januari 2012 - 22:09 WIB
Penduduk lanjut usia Jepang

Jumlah penduduk berusia 65 tahun ke atas akan meningkat 18% pada tahun 2060.

Penduduk Jepang diperkirakan akan berkurang sampai sepertiga dalam waktu setengah abad mendatang.

Sebuah laporan dari Kementrian Kesehatan dan Kesejahteraan memperkirakan penduduk Jepang pada tahun 2060 menjadi 87 juta jiwa, turun dari 128 juta jiwa pada saat ini.

Adapun laju penurunan penduduk diperkiraan mencapai satu juta jiwa setiap tahunnya dalam beberapa dekade mendatang.

Laporan tersebut juga menyebutkan 40% penduduk Jepang akan memasuki usia pensiun -yaitu 65 tahun atau lebih tua- pada tahun 2060, yang berarti meningkat 18% dari proporsi saat ini.

Pada saat bersamaan, jumlah angkatan kerja -dengan kategori berusia 15 hingga 65 tahun- akan menyusut menjadi setengah dari jumlah total penduduk.

Reformasi ekonomi

Disebutkan pula bahwa tingkat harapan hidup -yang merupakan salah satu tertinggi di dunia- akan terus meningkat hampir empat tahun lebih.

Pada tahun 2060 angka harapan hidup Jepang menjadi 84,19 untuk pria dan 90,93 untuk perempuan.

Penduduk Jepang

  • Proporsi penduduk Jepang menua dengan tingkat paling tinggi dibanding negara-negara maju lainnya.
  • Jumlahnya akan turun di bawah 100 juta pada tahun 2048
  • Pada 2060, jumlah penduduk berusia 14 tahun ke bawah turun sampai lebih dari setengah
  • Jumlah penduduk berusia 65 tahun ke atas meningkat 18% pada 2060

Jepang menyusun laporan kependudukan setiap lima tahun sekali dengan berlandaskan data yang digunakan pemerintah dalam menyusun kebijakan jaminan sosial.

Para wartawan mengatakan perkiraan terbaru ini menampilkan gambaran yang suram ketika pemerintah Jepang sedang memerlukan perubahan besar dalam sistem jaminan sosial dan perpajakan.

Perdana Menteri Yoshihiko Noda sudah bertekad untuk menempuh program reformasi ekonomi, antara lain dengan mengusulkan peningkatan pajak dari 5% menjadi 10%.

Namun kubu oposisi meragukan reformasi ekonomi tersebut karena dianggap memerlukan kenaikan pajak yang lebih tinggi dari yang diusulkan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.