Siswa India ciptakan alat 'anti pelecehan'

Terbaru  30 Januari 2012 - 16:58 WIB
Manu Chopra

Manu Chopra mengatakan ia juga khawatir atas keselamatan adiknya.

Seorang siswa di ibukota India, Delhi, mengklaim ia menciptakan alat yang dapat membantu wanita mencegah serangan pelecehan.

Alat itu dipakai seperti jam tangan dan dapat menyetrum orang yang mencoba menyerang.

Alat 'anti pelecehan' ini akan aktif bila denyut nadi korban meningkat.

Manu Chopra, 16 tahun, mengatakan kepada BBC, ia ingin menggunakan ilmu pengetahuan untuk memberikan kenyamanan kepada wanita di jalan-jalan.

Sebagian besar kawasan di India, termasuk Delhi, tidak aman bagi wanita.

Banyak wanita yang membawa penyemprot merica untuk menangkap penyerang.

India mencatat kasus perkosaan sekitar 22.000 tahun 2008 atau naik 18% dari 2004, menurut Biro Kejahatan Nasional.

Manu mengatakan sangat memalukan karena perempuan tidak aman untuk keluar pada malam hari.

Pemasaran produk

"Bahkan kakak saya pun tidak boleh keluar malam karena tidak aman. Kota ini adalah ibukota negara," tambah Manu. Adik Manu berusia 12 tahun.

Alat yang disebut Feeble shock Manu atau alat kejut Manu dibuat dalam enam hari ini dan alat akan dijual 122 rupees (Rp 42.000).

"Alat ini menyetrum orang yang berniat mencabuli sehingga calon korban bisa lari"

Manu Chopra

Siswa sekolah GD Goenka itu mengatakan gagasannya muncul saat membaca tentang kompetisi nasional, yang diselenggarakan Badan Inovasi Nasional.

Badan yang dididirikan pemerintah ini memberikan penghargaan kepada para siswwa atas inovasi dan kreativitas.

Produk karya Manu rencananya akan diluncurkan namun Badan Inovasi India mengatakan perlu waktu untuk menguji efektivitasnya.

Untuk memastikan keefektivan alat ini, seorang wanita harus menempelkan alat ke badan penyerang.

"Alat ini menyetrum orang yang berniat mencabuli sehingga calon korban bisa lari," kata Manu.

Alat ini juga memiliki kamera untuk merekam wajah penyerang.

Jadi, apakah dengan alat ini, Manu tidak lagi cemas bila adiknya ke luar rumah?

"Adik saya bisa menghadapi laki-laki siapa saja sekarang," kata Manu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.