BBC navigation

Mantan menteri Nepal kembalikan mobil mewah

Terbaru  26 Januari 2012 - 21:06 WIB
Mobil mustang

Mobil Mustang buatan dalam negeri yagn digunakan PM Baburam Bhattarai.

Sekitar 24 mobil mewah yang digunakan para mantan pejabat dikembalikan ke negara menyusul perintah Mahkamah Agung yang melarang fasiltias pejabat.

Dalam keputusan tanggal 9 Desember lalu, MA mengatakan keputusan kabinet untuk menyediakan bahan bakar dan sewa untuk pejabat tinggi "menyalahi hukum."

Mobil-mobil itu termasuk milik mantan Raja Gyanendra -yang digulingkan tahun 2008 setelah monarki dihapus- dan juga beberapa mantan perdana menteri dan menteri.

Mobil-mobil mewah ini kini diparkir di garasi-garasi milik pemerintah.

Para pejabat mengatakan pemerintah gagal menyiapkan rancangan darurat untuk penyerahan mobil-mobil mewah itu ke negara.

Mobil-mobil itu tidak boleh digunakan karena belum ada undang-undang yang diloloskan berisi ketetapan penggunaan, kata para pejabat.

"Sekitar dua lusin mobil mahal diparkir di halaman departemen dalam negeri atau kantor perdana menteri," kata Menteri Dalam Negeri Sushil Jung Bahadur Rana kepada BBC.

Undang-undang fasilitas pejabat

Kendaraan mewah itu termasuk Toyota Land Cruiser Prado dan Mitsubishi Pajero sementara mobil yang digunakan oleh mantan Raja Gyanendra adalah Mercedes Benz.

PM Baburam Bhattarai memilih mobil murah Mustang buatan dalam negeri.

Pengadilan memerintahkan pemerintah menarik berbagai fasiltias untu mantan menteri, termasuk mantan kepala negara.

Para pejabat mengatakan Raja Gyanendra termasuk di antara sejumlah pejabat tinggi yang ikut terkena dampak perintah pengadilan.

Mantan Perdana Menteri Jhalanath Khanal, Madhav Kumar Nepal, Pushpa Kamal Dahal, dan Lokendra Bahadur Chand telah mengembalikan mobil-mobil dinas mereka.

Rana mengatakan pemerintah "memahami kemungkinan kerusakan kendaraan mewah itu karena tidak digunakan dan tidak dirawat."

"Itulah sebabnya mengapa kami menyusun undang-undang yang berisi ketetapan fasilitas untuk pejabat tinggi," katanya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.