BBC navigation

Dua Panda Cina segera terbang ke Prancis

Terbaru  15 Januari 2012 - 15:32 WIB
Panda Express

Dua panda Cina akan diterbangkan ke Prancis dengan pesawat Panda Express ini.

Setelah melalui pembicaraan panjang antara para petinggi dua negara, akhirnya dua ekor panda Huan Huan dan Yuan Zi segera berangkat menuju Prancis untuk tinggal di negeri.

Pemerintah Cina setuju meminjamkan keduanya untuk kebun binatang Prancis selama 10 tahun.

Huan Huan dan Yuan Zi yang selama ini dibesarkan di pusat pengembangbiakan panda di Chengdu akan ditaruh di dalam pesawat kargo yang disewa untuk menerbangkan mereka ke Paris.

Pesawat yang disewa ini adalah pesawat Boeing 777 dengan motif panda di tubuhnya dan disebut Panda Express.

Kepala Pusat Pengembangbiakan Panda, Hou Rong mengatakan masalah utama yang akan dihadapi kedua panda dalam perjalanan panjang sama seperti yang dialami manusia.

"Sangat besar kemungkinannya mereka akan mengalami jetlag," kata Rong.

Panda pertama

Huan Huan dan Yuan Zi adalah panda-panda pertama yang dikirim ke Prancis sejak 1973.

Sebelumnya, Yen Yen -tinggal hingga tahun 2000- diserahkan kepada Presiden Prancis saat itu Georges Pompidou dengan seekor panda lain yang langsung mati setibanya di Prancis.

Menurut rencana Huan Huan dan Yuan Zi akan tinggal di Kebun Binatang Beauval di Loire, Prancis Tengah.

Meski peminjaman kedua panda ini sudah disepakati namun publik Prancis harus menunggu hingga 11 Februari untuk melihat aksi mereka.

Di kebun binatang, keduanya akan ditempatkan dalam sebuah kandang seluas 2,5 hektare yang dilengkapi hiasan bernuansa Cina seperti pagoda dan patung singa marmer.

Diplomasi panda

Panda Yuanzi

Petugas Fedex tengah memasukkan Yuan Zi ke dalam pesawat terbang.

Sebenarnya, kesepakatan soal peminjaman hewan langka ini akan diumumkan dalam KTT G2- di Cannes, Prancis November tahun lalu, namun harus tertunda karena masalah krisis finansial Eropa.

Cina sangat terkenal dengan 'diplomasi panda' yaitu menggunakan hewan unik ini sebagai hadiah politik ke negara lain.

David Algranti yang dikenal dengan sebutan pambassador atau duta besar panda dan sempat menghabiskan beberapa pekan di tempat pembiakan di Chengdu adalah satu dari sedikit orang yang bisa mengakses panda-panda yang dikarantina itu.

"Prancis sangat beruntung mengdapatkan keduanya. Mereka sangat lucu dan manis," kata David.

"Huan Huan sering menjulurkan lidahnya dan Yuan Zi senang memanjat," tambah dia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.