BBC navigation

Maling ternak marak di Inggris

Terbaru  26 Desember 2011 - 09:39 WIB
Domba

Pencurian domba rugikan petani Inggris sedikitnya Rp127 miliar tahun ini.

Peternak di Inggris, terutama untuk jenis domba, dianjurkan memperketat penjagaan atas binatang peliharaan mereka karena makin tingginya angka pencurian di seantero Inggris.

Sebuah perusahaan asuransi mengatakan angka pencurian hewan naik dua kali lipat tahun ini dibanding tahun lalu.

Di Lancashire, salah satu wilayah yang paling parah jadi korban kasus maling ternak, polisi mengatakan akan lebih sering melakukan pengecekan di tempat terhadap kendaraan pengangkut hewan ternak yang melintas.

Menurut perusahaan asuransi NFU Mutual, lebih dari 60.000 ekor domba dicuri di Inggris pada 10 bulan pertama tahun ini.

Sementara 9.000 ekor domba dijarah maling di timur laut Inggris pada periode yang sama.

Akibatnya menurut perusahaan asuransi itu, kasus pencurian saja sudah merugikan peternak Inggris sedikitnya £6 juta (sekitar Rp127 miliar) per tahun berdasar klaim asuransi, meski angka totalnya diperkirakan jauh lebih tinggi.

Harga meningkat

Bulan lalu seorang peternak di Carmarthenshire, Hugh Davies dan istrinya Mary, baru menyadari 150 dari sekitar 1.000 ekor dombanya di Black Mountain, Brynamman, hilang.

"Kami sekarang sangat khawatir dengan masalah yang menyebabkan kehebohan di kalangan peternak ini," kata Davies.

Selain kasus pencurian domba, muncul pula berbagai laporan pencurian ternak lain termasuk babi, unggas dan burung.

"Kami sekarang sangat khawatir dengan masalah yang menyebabkan kehebohan di kalangan peternak ini"

Hugh Davies

Irlandia Utara menjadi lokasi pencurian utama di mana 20% kasus terjadi, diikuti oleh wilayah barat daya dan timur laut Inggris.

Menurut NFU Mutual sebelumnya kasus pencurian ternak sangat rendah, bahkan yang terendah sejak 2000. Maling peternakan sejak itu lebih sering mencuri alat-alat perlengkapan peternakan termasuk sepeda, traktor dan perlengkapan.

Namun akibat meningkatnya harga daging angka pencurian hewan ternak meroket. Situasi seperti ini menurut NFU Mutual juga mendorong terjadinya pencurian di pasar tembaga dan diesel.

Harga daging domba meroket dari £1,039 (sekitar Rp15 ribu) per kilo pada Juli 2008 menjadi £1,424 (sekitar Rp20.100) per kilo pada Juli 2011.

Peternak dan penjagal telah diberi seruan agar selalu mengecek pasokan dan asal muasal hewan ternak mereka degan label di telinga agar tidak menjadi korban pencuri ternak.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.