Milisi Somalia gunakan Twitter

Terbaru  9 Desember 2011 - 15:02 WIB
al shabab

Milisi al-Shabab diperkirakan memiliki pasukan berjumlah 9.000 pejuang.

Kelompok milisi Islam Somalia al-Shabab meluncurkan sebuah akun Twitter.

Akun Twitter ini juga telah menarik banyak pengikut sejak dibuat Rabu (07/12)

Akun ini mungkin dianggap sebagai upaya al-Shabab untuk menandingi juru bicara militer Kenya, Mayor Emmanuel Chirchir, yang sering 'berkicau' di Twitter tentang operasi di Somalia.

Kenya memang mengirim pasukan ke Somalia sejak Oktober silam untuk melawan milisi.

Parlemen Kenya juga memutuskan untuk mengintegrasikan pasukan mereka dalam 9.000 pasukan Uni Afrika untuk mendukung pemerintahan Somalia yang melemah akibat perlawanan milisi.

Al-Shabab -yang dalam bahasa Arab berarti pemuda- menguasai kebanyakan kawasan selatan dan tengah Somalia.

Pesan Tweeter pertama al-Shabab diambil dari Quran dan menggunakan bahasa Arab, yang berarti ''Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi penyayang''.

Setelah itu al-Shabab menggunakan bahasa Inggris dalam setiap pesannya dan memberikan banyak pernyataan propaganda militer.

Banyak pengikut

Pesan-pesan pertama memberi petunjuk tentang pertempuran sengit dalam beberapa bulan antara milisi dengan pasukan pemerintah yang didukung oleh Uni Afrika.

Salah satunya adalah tentang serangan al-Shabab ke pangkalan Uni Afrika di kawasan utara kota.

Pesan berikutnya berisi tentang pernyataan al-Shabab yang menggambarkan kegagalan sepenuhnya intervensi militer Kenya di Somalia.

Salah satunya juga mengutip berita BBC terkait rencana Kenya bergabung dengan pasukan Uni Afrika.

Menurut mereka ini justru membuktikan bahwa Kenya kehabisan uangt untuk membiayai operasi militer, sehingga butuh bantuan Uni Afrika untuk membiayainya.

Mereka juga menulis pesan kepada para tentara Kenya dalam satu kata dengan huruf besar -''FLEE''- atau kabur.

Ada juga yang meminta pasukan pemerintah Somalia untuk bersikap waras, dengan menuduh mereka telah diracuni oleh daun narkotika, khat, yang diharamkan oleh al-Shabab.

Akun Twitter al-Shabab menarik banyak pengikut sejak diluncurkan.

Sejauh ini lebih dari 400 orang menjadi pengikut Al-Shabab, meski terlihat aktif di Twitter dalam beberapa jam saja.

Kelompok ini dalam beberapa bulan belakangan memang meningkatkan komunikasi dan pesan mereka kepada warga non-Somalia.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.