
Penduduk di seputar Laut Mati mengkonsumsi air yang mengalir ke laut itu.
Para ilmuwan memperingatkan negara-negara Timur Tengah untuk menghemat dan mengatur sumber air setelah mereka menemukan bahwa Laut Mati pernah mengering.
Para peneliti mengatakan sampel baru dari dasar Laut Mati menunjukkan lautan itu pernah kering sektiar 120.000 tahun lalu.
Mereka mengatakan temuan ini menunjukkan kawasan itu dapat menjadi sangat tandus pada masa pemanasan global. Penduduk di sekitar banyak yang tergantung pada pasok air yang mengalir ke laut tersebut.
Laut Mati -yang terkenal dengan tingginya konsentrasi garam- dikelilingi Israel dan Yordania.
Rincian temuan dipaparkan dalam pertemuan tahunan Uni Geofisika Amerika di San Francisco.
Laut Hitam terletak di dataran paling rendah di Bumi, lebih dari 400 meter di bawah permukaan laut.
Akan mengering lagi
"Coba perhatikan apa yang terjadi dalam 200.000 tahun terakhir dan perhatikan bahwa kawasan itu dapat mengering...dan kita harus siap. "
Profesor Ben-Avraham
Sampel yang diangkat para ilmuwan adalah lapisan sedimentasi yang mencatat sejarah Laut Mati dan dampak dari perubahan iklim yang terjadi di kawasan itu.
Namun yang mengejutkan para ilmuwan adalah temuan bebatuan yang mereka duga adalah dari kawasan yang dulu merupakan pantai.
Temuan menunjukkan Laut Mati pernah benar-benar kering atau hampir kering selama masa kekeringan yang panjang di Bumi.
Tetapi zaman dulu, hanya sedikit orang yang tinggal di seputar Laut Mati.
Saat ini air yang mengalir ke Laut itu banyak digunakan oleh penduduk di sekitar dan menyebabkan level air laut terus menurun.
Eksperimen iklim para ilmuwan menunjukkan kawasan akan kembali menjadi tandus pada masa depan.
Profesor Zvi Ben-Avraham dari Universitas Tel Aviv mengatakan kondisinya memprihatinkan.
"Penggalian yang kami lakukan memberikan satu petunjuk. Coba perhatikan apa yang terjadi dalam 200.000 tahun terakhir dan perhatikan bahwa kawasan itu dapat mengering...dan kita harus," kata Ben-Abraham.
Profesor Ben-Avraham dan ilmuwan lain mengatakan negara-negara di seputar Laut Hitam perlu bekerja sama untuk menghemat air untuk mencegah konflik di kemudian hari.










