bbc.co.uk navigation

Sampo diduga ekstasi

Terbaru  22 November 2011 - 13:34 WIB
Bandara Darwin

Pabean Australia meminta maaf karena salah melakukan tes terhadap barang milik Neil Parry

Seorang pria Australia mendapatkan kompensasi ribuan dollar karena salah dituduh menyelundupkan ekstasi dalam botol sampo.

Kompensasi diberikan karena tuduhan itu salah. Tetapi, Neil Parry dari Darwin menghabiskan waktu selama tiga hari di penjara di bandara kota itu.

Dan botol miliknya yang ditemukan ternyata berisi sampo dan kondisioner, bukan 1,6 kg ekstasi cair seperti yang dituduhan semula.

Parry mengatakan kompensasi senilai AUS$100,000 dollar dari Pabean tidak bernilai.

Dia mengatakan kepada radio ABC dia menghabiskan 17 bulan dalam sebuah pertikaian hukum dengan Layanan Perlindungan Perbatasan dan Pabean Australia, dan sebagian besar kompensasi itu untuk biaya yang dikeluarkan selama proses hukum.

Dalam sebuah pernyataan, layanan Pabean mengatakan "kesalahan terjadi dalam tes terhadap barang milik Parry dan prosedur tes uji narkoba yang telah dikenal.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.