Satelit Jerman jatuh ke Bumi

Terbaru  23 Oktober 2011 - 13:47 WIB
ROSAT

Sisa satelit ROSAT yang jatuh ke bumi beratnya mencapai dua ton.

Satelit milik Jerman yang sudah tidak lagi berfungsi dilaporkan sudah mulai memasuki amotsfer bumi dan sebagian dari badan satelit itu akan jatuh ke bumi.

Bagian satelit yang jatuh ke bumi ini diperkirakan memiliki berat hingga dua ton lebih.

Hingga saat ini belum ada perkiraan pasti di wilayah mana sisa badan satelit itu akan jatuh.

Satelit milik Jerman bernama ROSAT ini sebelumnya merupakan satelit yang digunakan untuk fasilitas penelitian dan ilmu pengetahuan.

ROSAT diluncurkan pada tahun 1990 dan berfungsi selama delapan setengah tahun untuk melakukan pemetaan sumber radiasi sinar X di luar angkasa.

Pada tahun 1999 satelit itu benar-benar berhenti beroperasi.

Sejak itu petugas pengontrol di bumi sudah tidak dapat mengendalikan lagi satelit tersebut dan hanya mampu mendeteksi keberadaannya lewat radar.

Kantor Badan Antariksa Jerman mengatakan salah satu bagian terbesar dari setelit itu yang akan jatuh ke bumi adalah cermin teleskop tahan panas.

Mereka memperkirakan kemungkinan orang yang akan terlukan akibat jatuhnya sisa satelit Rosat ini adalah 1 berbanding 2.000.

Sebelumnya pada bulan lalu sebuah satelit milik NASA seberat enam ton juga jatuh ke bumi setelah tidak lagi beroperasi.

Saat itu satelit tersebut jatuh di perairan Pasifik bagian selatan dan tidak ada laporan tentang munculnya korban atau kerusakan bangunan akibat jatuhnya satelit tersebut.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.