Paus bertemu korban kekerasan

Terbaru  24 September 2011 - 08:47 WIB
Paus Benedictus

Paus Benedictus disambut oleh jemaat ketika tiba di Berlin, Jerman

Paus Benedictus XVI bertemu dengan korban kejahatan seksual oleh pastur di Jerman, dan menyampaikan "rasa haru dan penyesalan" terhadap penderitaan mereka.

Pertemuan Paus dengan para korban terjadi selama setengah jam, di sela empat hari kunjungan ke Jerman.

Dalam pernyataannya Vatikan menyebutkan sangat terguncang.

Paus meyakinkan para korban bahwa pemimpin gereja "sangat memperhatikan" mengenai kasus kekerasan itu.

Dia juga menambahkan Gereja memiliki "komitmen untuk mempromosikan perlindungan bagi anak-anak dan remaja".

Ratusan kekejaman

Juru bicara Vatikan mengatakan Paus Benedictus bertemu dengan dua perempuan dan tiga laki-laki, yang berasal dari wilayah berbeda di Jerman.

Pemimpin Gereja mengatakan mereka berharap pertemuan Paus dengan para korban akan membantu memulihkan kembali Gereja Katolik Roma di Jerman, yang terguncang karena kasus kejahatan seksual pada tahun lalu.

Ribuan orang mengaku mendapatkan kekerasan antara tahun 1950 an dan 1980 an, ditengah kecurigaan kasus itu akan dirahasiakan.

Tuduhan terhadap kekerasan seksual terjadi di 18 dari 27 keuskupan Katolik Roma.

Pada 2010, lebih dari 180.000 Jerman meninggalkan Gereja, sebagai reaksi atas peristiwa skandal kekerasan.

Uskup Agung Jerman Robert Zollitsch, mengatakan krisis terjadi karena institusi gagal merespon peristiwa itu.

Paus melakukan pertemuan serupa ketika berkunjung ke AS, Australia, Malta dan Inggris.

Di seluruh negara itu terjadi kekerasan seksual yang dilakukan oleh pastur Katolik Roma selama beberapa dekade.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.