Kalung Titanic dicuri saat dipamerkan

Terbaru  20 September 2011 - 07:51 WIB
Titanic necklace

Kalung milik penumpang Titanic ini diasuransikan seharga Rp168 juta lebih.

Sebuah kalung milik penumpang Titanic hilang dicuri dari sebuah pameran di Denmark.

Kalung bersepuh emas ini merupakan bagian dari eksibisi sejumlah barang yang ditemukan di dasar lautan yang dipamerkan di taman Tivoli Kopenhagen.

Polisi kini menyelidiki kasus pencurian ini.

Sementara itu Tivoli menawarkan hadiah sebesar 1.000 euro atau sekitar Rp12 juta bagi yang berhasil menemukannya.

"Kaca tempat kalung itu disimpan tidak pecah dan alram tidak berbunyi,'' kata juru bicara Tivoli Torben Planks.

"Artefak menceritakan tentang orang-orang yang ikut dalam perjalanan Titanic"

Luis Ferreiro

"Ini sangat memalukan,'' tambahnya.

Milik penumpang kaya

Pemilik pameran Luis Ferreiro mengatakan kalung itu diasuransikan seharga 14.000 euro atau sekitar Rp168 juta tetapi dengan dengan kondisi kalung itu yang kini menjadi terkenal maka dia ragu kalau kalung itu bisa terjual.

"Itu merupakan benda yang sangat penting. Artefak menceritakan tentang orang-orang yang ikut dalam perjalanan Titanic,'' katanya kepada kantor berita Associated Press.

Diyakini kalung emas itu milik Eleanor Widener, seorang penumpang kelas pertama asal Amerika Serikat yang berhasil selamat dari insiden tenggelamnya Titanic.

Keluarga Widener merupakan salah satu keluarga terkaya yang ikut dalam perjalanan Titanic.

Lebih dari 1.500 penumpang dan awak kapal tewas ketika Titanic tenggelam di Atlantik Utara setelah menabrak gumpalan es dalam pelayaran perdana dari Pelabuhan Southampton ke New York, April 1912.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.