bbc.co.uk navigation

Transformasi kota Solo

Terbaru  28 Juli 2011 - 22:54 WIB
  • Walikota Solo, Joko Widodo
    Walikota Solo Joko Widodo, 50 tahun, yang semenjak terpilih pada 2005, melahirkan berbagai gebrakan. Dia dicalonkan oleh PDI-P.
  • Walikota Solo, Joko Widodo
    Joko Widodo adalah lulusan Fakultas Kehutanan, UGM dan menekuni bisnis mebel sebelum terjun ke dunia politik. Ketika berbisnis mebel, dia sering melakukan perjalanan ke kota-kota di Eropa.
  • Pasar Klithikan di Solo
    Pada awal masa kepemimpinannya, Joko Widodo melakukan survei untuk mengetahui keinginan warga kota. Rata-rata mereka menginginkan penataan pedagang kaki lima dan pembenahan pasar seperti Pasar Klithikan ini.
  • Pasar Triwindhu
    Dalam rangka penertiban, pedagang kaku lima diajak dialog dan didorong untuk pindah ke lokasi-lokasi yang dibangun khusus untuk mereka. Pasar yang menjual barang-barang antik ini, Pasar Triwindu direnovasi pada 2009.
  • Pedagang kaki lima di Solo
    Para pedagang kaki lima ditempatkan di beberapa sudut kota dan tempatnya ditata rapi. Tempat-tempat tersebut ditata rapi dan dibuat nyaman bagi pedagang dan pembeli.
  • Jalan bebas mobil di Solo
    Solo juga mengadakan Car Free Day, hari tanpa mobil di jalan-jalan tertentu, sama dengan Jakarta yang diadakan setiap hari Minggu.
  • Becak di Solo
    Tempat-tempat mangkal becak dijaga kebersihan dan ketertibannya. Pada umumnya becak di Kota Solo berpenampilan sama sehingga terlihat rapi.
  • Batik Solo Trans
    Jalur khusus layanan bus dalam kota, Batik Solo Trans, mengangkut penumpang setiap hari dengan tarif Rp3.500 dan Rp1.500 untuk pelajar. Rute Batik Solo Trans rencananya akan diperluas hingga ke Bandara.
  • Taman Banjarsari Solo
    Ruang terbuka hijau di Taman Banjarsari dibangun di atas lahan yang sebelumnya digunakan para pedagang kaki lima.
  • Pasar Purwosari
    Walikota Solo Jokowi - begitu panggilan akrabnya - disebut-sebut tidak segan menolak kepentingan pemodal yang dianggapnya melawan kebijakan prorakyatnya. Belakangan dia melawan kebijakan Gubernur Jawa Tengah yang hendak mengubah bangunan bersejarah menjadi mal.

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.