Microsoft luncurkan Office 365

Terbaru  29 Juni 2011 - 00:34 WIB
Office 365

Versi internet Office ini akan memudahkan jalannya kerja sama

Perusahaan Amerika Microsoft meluncurkan versi awan piranti lunak Office yang disebut dengan Office 365.

Layanan ini akan menyimpan email, "word processing, spreadsheet" dan program kolaborasi di situs internet.

Microsoft mengatakan programnya akan bisa diakses melalui komputer pribadi atau PC, laptop dan tablet serta telepon pintar berbasiskan Microsoft, RIM, Apple dan Android.

Peluncuran ini bertujuan untuk berhadapan dengan Google dan perusahaan lain yang telah menawarkan piranti lunak berbasiskan situs internet.

Sumber keuntungan

Office 365 secara resmi diluncurkan 28 Juni melalui acara di London dan New York. Layanan ini membebaskan program komputer terkenal dari satu PC dan diterjemahkan kedalam format web.

Biaya layanan ini didasarkan pada ukuran dari perusahaannya. Perusahaan kecil dengan kurang 25 pegawai akan membayar £4 sekitar Rp 55.000 per satu pengguna per bulan untuk akses kepada email, kalender, dokumen dan daftar kontak.

Organisasi besar akan membayar mulai £6 sampai £17,75 per pengguna, per bulan dan mendapatkan tambahan lain termasuk pengarsipan, penyimpanan tak terbatas dan sistem pengiriman pesan dan komunikasi Lync.

Pelanggan yang menggunakan Office 365 dapat menjadi "host" aplikasi menggunakan pusat-pusat data Microsoft, menggunakan server sendiri atau menyimpan programnya di piranti keras sendiri di pusat data mandiri.

Office 365 akan mengambil alih layanan berdasarkan web bagi perusahaan yang disebut Business Productivity Online Standard Suite.

Langkah menuju awan (cloud) ini dipandang sebagai pertaruhan yang dilakukan Microsoft karena sebagian besar keuntungan didapat dari penjualan piranti lunak yang dipasang di PC.

Migrasi ke internet akan menghilangkan sumber keuntungan ini yang mencakup sepertiga pendapatan perusahaan.

Namun pilihan masuk internet dipandang penting dalam rangka menghadapi ancaman baru dari Google dan perusahaan lain yang menggerogoti pelanggan Microsoft.

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.